
Teropongindonesianews.com
TAPSEL, SUMUT – Laporan Dewan Pimpinan Daerah Lembaga Informasi Rakyat Tapanuli Bagian Selatan ( DPD Li-Ra Tabagsel) beberapa waktu di Kejaksaan Negeri Tapanuli Selatan ( Tapsel) terkait dugaan Penggelapan Beras Cadangan Pangan Pemerintah ( CPP) dan Pungli Bantuan Langsung Tunai (BLT) memasuki babak baru
Hal tersebut disampaikan Kordinator Daerah (Korda ) Dewan Pimpinan Cabang ( DPC) Gerakan Rakyat Indonesia Bersatu (Grib ) Jaya Tapsel Mrahalaim Harahap dalam konfrensi Pers di King Kopi Jalan Kenanga Kota Padang Sidimpuan
” Laporan kami dari Li-Ra pada bulan Januari 2026 lalu di Kejaksaan tapsel terkait dugaan penggelapan beras bantuan pasca banjir dan dugaan pungli BLT oleh Kepala Desa Parsalakan Surya Darma Siregar dan Kepala Dusun Huta Lambung desa parsalakan Rukiah Lubis mulai babak baru ” Buka marahalim Harahap
Pihak kejaksaan sudah mulai memanggil saksi pelapor dan terlapor untuk memberikan keterangan
” Informasi yang kami Terima masyarakat dusun huta lambung desa parsalakan sudah dimintai keterangan sebagai saksi pelapor demikian juga untuk terlapor Kepala Desa dan Kepala Dusun huta lambung Desa parsalakan juga sudah memberikan keterangan di Kejari Tapsel ” Jelas Marahalim Harahap
Menurut Marahalim dugaan pungli Potongan BLT sedang di dalami oleh pihak kejari
” Satu poin laporan kami yang saat ini di dalami pihak kejari terkait dugaan pungli potongan BLT Kesra oleh Kadus Huta lambung sesuai dengan keterangan masyarakat dusun huta lambung ” Tambah Marahalim Harahap
Sementara Direktur Investigasi Sosial Control Indonesia ( SCI) S. kalakap meminta dengan tegas Kepdes dan Kadus Huta Lambung Desa Parsalakan di Copot
” Jika memang benar kejadian dugaan Pungli pemotongan BLT Kesra tersebut itu sudah mencoreng nilai nilai norma dan etika seorang pejabat karena kita tau betul bahwa BLT itu adalah program pemerintah pusat sebagai bentuk kepedulian terhadap rakyatnya, sungguh tidak elok rejeki masyarakat masih tega di permainkan pejabat, kami dari SCI meminta dengan tegas agar Kepala Desa dan Kadus Huta Lambung Di Copot, kami akan kawal terus juga akan Unras jika nantinya Kadus Huta lambung tidak Di Copot ” Tutup Kalakap
Mora Siregar








