
Teropongindonesianews.com
BENGKULU TENGAH – Hujan deras dengan intensitas tinggi yang mengguyur wilayah Kabupaten Bengkulu Tengah sejak Minggu sore hingga Senin pagi (06/04/2026) memicu banjir bandang di sejumlah titik. Bencana ini menyebabkan lumpuhnya akses transportasi dan terganggunya aktivitas masyarakat.
Kondisi paling parah terjadi di Desa Kota Titik, Kecamatan Pematang Tiga dan desa talang panjang kecamatan bang haji. Luapan sungai membuat jalan lintas utama desa terendam air hingga mencapai ketinggian 4,5 meter. Akibatnya, akses jalan sama sekali tidak dapat dilalui kendaraan maupun pejalan kaki.
Kepala Desa Kota Titik, Muslim, membenarkan bahwa dampak banjir ini sangat dirasakan oleh warga, terutama dunia pendidikan. Aktivitas sekolah terpaksa dihentikan karena siswa maupun tenaga pendidik tidak dapat menyeberang.
“Air sangat dalam sehingga anak-anak tidak bisa berangkat sekolah dan guru-guru pun terhalang untuk mengajar. Kami mengimbau warga untuk tetap waspada, mengingat kondisi banjir juga merata di kabupaten tetangga pun begitu” ujar Muslim.
Selain di Kota Titik, banjir besar juga melanda Desa Talang Panjang, Kecamatan Bang Haji, akibat meluapnya Sungai Susup. Di lokasi ini, ketinggian air dilaporkan mencapai 4,5 meter dan telah merendam sejumlah pemukiman warga.

Menyikapi bencana yang hampir terjadi setiap tahun ini, pihak desa menuntut perhatian serius dari pemerintah daerah. Kades Muslim meminta Penjabat (Pj) Bupati Bengkulu Tengah untuk segera turun ke lapangan guna melihat langsung kondisi masyarakat.
Yang menjadi sorotan utama adalah lambannya respon terhadap usulan penanganan bencana yang telah diajukan sejak lama dari tahun yang lewat. Desa menegaskan kebutuhan mendesak akan sarana evakuasi dan transportasi darurat.
Pemerintah Desa BPBD Segera menyediakan Perahu Karet Karena Pemerintah desa sudah Berulangkali Meminta pengadaan perahu Karet ,Mengingat Perahu Karet sangat di Perlukan Sebagai Sarana Penyeberangan Darurat Bagi Warga dan Siswa Sekolah Saat Kondisi banjir Serta Meminta Kepada pemerintah kabupaten Bengkulu tengah Melakukan Survei Lokasi Untuk Mencari Solusi Jangka Panjang,Agar Area tersebut tidak Menjadi langganan banjir
“Setiap hujan lebat, desa kami pasti banjir. Kami sangat membutuhkan kehadiran pemerintah dan bantuan nyata seperti perahu karet untuk menjaga mobilitas warga dan anak sekolah,” pungkas Muslim.
Tarmizi







