Oplus_131072
Teropongindonesianews.com
Sipirok, Tapanuli Selatan – Suasana haru sekaligus penuh semangat menyelimuti halaman SMK Negeri 1 Sipirok saat sekolah tersebut menggelar acara Perpisahan dan Pelepasan Siswa-Siswi Kelas XII Tahun Ajaran 2025/2026. Mengusung tema “Langkah Pasti Menuju Masa Depan Gemilang”, kegiatan berlangsung khidmat di panggung utama sekolah di bawah tenda yang dihias dengan nuansa hijau dan putih.
Acara ini dihadiri langsung oleh Kepala Sekolah, para pendidik, pengurus komite sekolah, sejumlah wali murid, serta diikuti oleh seluruh 60 siswa angkatan terakhir. Dua pembawa acara yang tampil rapi dengan busana putih dan kain bermotif batik memandu jalannya acara dengan lancar dan menyentuh hati seluruh hadirin.
Dalam sambutannya, Kepala SMK Negeri 1 Sipirok, Fajar Siddik, S.Pd., menyampaikan pesan yang mengena dan mendalam bagi para lulusan. Ia mengingatkan bahwa ijazah kelulusan bukanlah tanda berakhirnya perjuangan atau bahkan surat izin untuk menjadi pengangguran, melainkan sebuah surat tugas untuk berkarya dan mengabdi.
“Anak-anakku, jangan sampai kalian menempuh masa belajar yang panjang namun ternyata tidak membawa bekal ilmu dan karakter yang cukup. Janganlah kalian menjadi intelektual ‘oplosan’—orang yang memiliki gelar namun kehilangan akal sehat dan hati nurani saat menghadapi dunia nyata,” tegasnya.
Ia juga mengingatkan bahwa di tengah kehidupan masyarakat, banyak orang yang cerdas secara akademik namun tergelincir karena meninggalkan nilai moral. Menurutnya, politik adalah seni mengatur kehidupan bersama, dan prinsip ini berlaku di mana saja tempat seseorang bekerja atau berkarier.
“Di mana pun kalian berada nanti, jadilah pribadi yang santun. Melanggar aturan, berbohong, hingga mengambil hak orang lain demi keuntungan sendiri adalah bentuk ketidaksopanan yang paling tinggi. Hal seperti itu harus kalian hindari seumur hidup,” tambahnya.
Momen puncak acara ditandai dengan penyerahan medali tanda pelepasan dan map kelulusan kepada perwakilan siswa. Melalui pidato perwakilan angkatan, para siswa menyatakan kesiapan mereka untuk menjadi barisan penerus bangsa yang tangguh dan bertanggung jawab di tengah masyarakat.
Sebagai lembaga pendidikan yang dikenal kuat dalam menanamkan nilai-nilai perjuangan, SMK Negeri 1 Sipirok tidak hanya membekali siswa dengan keterampilan teknis dan keahlian sesuai jurusan, tetapi juga membentuk mental yang tangguh. Salah satu semboyan yang terus dipegang teguh di sekolah ini adalah: “Ada hari, ada nyali, ada nasi. Berani hidup, mati pun berani.”
Seorang guru senior mengungkapkan, tujuan pendidikan di sekolah ini bukan sekadar mencetak tenaga kerja, melainkan melahirkan sosok pejuang penegak keadilan di bidang masing-masing.
“Masyarakat yang beradab hanya bisa terwujud jika dibangun di atas kehidupan yang penuh sopan santun dan keteguhan hati atau istiqamah. Itulah bekal utama yang kami tanamkan kepada seluruh siswa,” ujarnya.
Acara diakhiri dengan doa bersama dan sesi foto kenangan. Suasana haru semakin terasa ketika seluruh hadirin menyanyikan lagu “Hymne Guru”, di mana tak sedikit siswa dan pendidik yang meneteskan air mata melepas kebersamaan selama bertahun-tahun.
Acara ini mendapatkan apresiasi tinggi dari Persatuan dan Perkumpulan Wartawan Angkola Sipirok (Perwasi) Cabang Tapanuli Selatan. Berdasarkan hasil konfirmasi yang dilakukan oleh Ketua Perwasi Tapsel, Zainal Abidin, beserta timnya, terungkap bahwa penyelenggaraan perpisahan tahun ini tidak memungut biaya sepeser pun dari orang tua siswa.
Menurutnya, kebijakan yang diterapkan oleh kepala sekolah yang masih menjabat relatif baru ini patut dijadikan contoh. Penyelenggaraan acara yang tertib, bermakna, dan tidak memberatkan ekonomi keluarga siswa dinilai sebagai langkah cerdas dan berpihak pada masyarakat.
“Pelepasan ini bukanlah titik akhir, melainkan gerbang awal bagi mereka untuk melangkah lebih jauh. Indonesia butuh anak muda yang berintegritas, yang tidak bisa dibeli, dan yang tetap teguh pada prinsip. Selama niat baik dan cita-cita masih bersatu dalam hati kalian, bangsa ini akan terus berjalan di jalur yang benar,” ujar Zainal Abidin dalam keterangannya.
“Selamat jalan, Kelas XII SMK Negeri 1 Sipirok. Langkah kalian pasti, masa depan kalian gemilang, dan perjuangan kalian masih sangat panjang.”






