
Teropong Indonesia News
PASURUAN – Potret memilukan terlihat di Desa Karang Asem, Kecamatan Wonorejo, Kabupaten Pasuruan. Jalan raya yang seharusnya menjadi urat nadi perhubungan dan kelancaran aktivitas warga, kini kondisinya sungguh mengenaskan. Rusak parah, bergelombang hebat, penuh lubang yang menganga di sana-sini, hingga akhirnya warga mengambil langkah yang tak terbayangkan, bagian jalan yang sudah hancur itu kini ditanami pohon pisang.
Menurut beberapa aktivis yang menyimak kejadian ini mengatakan bahwa Ini adalah bukti nyata betapa parahnya kerusakan dan betapa lamanya jalan itu dibiarkan tanpa perbaikan sedikitpun oleh Pemerintah Kabupaten Pasuruan. Warga sudah bosan berharap, sudah lelah menunggu janji, dan akhirnya memanfaatkan lahan yang tak lagi bisa dilewati kendaraan itu untuk bertanam. Sungguh Ironis…!!!, Jalan negara berubah menjadi kebun warga hanya karena ketidakpedulian dan kelambanan tangan pemerintah dalam mengatasi permasalahan serius ini.
Menurut penuturan warga setempat, kondisi jalan yang rusak parah ini sudah berlangsung bertahun-tahun namun tak pernah ada perbaikan berarti, Padahal jalan ini setiap hari dilewati oleh berbagai jenis kendaraan, mulai dari sepeda motor, mobil warga, hingga kendaraan besar dan berat yang kerap melintas mondar-mandir. Beban berat yang terus-menerus menindih jalan yang sudah rapuh itu tentu membuat kerusakan semakin parah dari hari ke hari. Akibatnya, banyak sekali warga yang menjadi korban. Sepanjang waktu, tak terhitung lagi jumlah orang yang jatuh, terluka, hingga kendaraan yang rusak parah karena terperosok ke lubang-lubang berbahaya itu.
“Kami bingung dan bertanya-tanya, sebenarnya apa alasannya? Mengapa jalan ini dibiarkan rusak begitu lama? Dana pembangunan ke mana? Apakah Desa Karang Asem ini bukan bagian dari Kabupaten Pasuruan? Mengapa kami diabaikan begitu saja?” seru seorang warga dengan nada kecewa yang meledak-ledak.
Warga sudah tak tahan lagi dengan penderitaan ini. Mereka menuntut agar Pemerintah Kabupaten Pasuruan segera membuka mata dan hati, turun ke lapangan melihat kenyataan pahit ini, serta segera melakukan perbaikan total. Jangan menunggu sampai ada korban jiwa baru bertindak. Jangan jadikan rakyat miskin menjadi korban kelalaian pejabat yang seharusnya melayani. Warga berhak mendapatkan akses jalan yang aman, nyaman, dan layak. Jangan biarkan jalan-jalan lain dipercantik habis-habisan, sementara jalan di Karang Asem dibiarkan hancur bahkan sampai dijadikan kebun pisang.
Sampai berita ini di unggah, tim Media TIN akan kembali mengkonfirmasi beberapa pihak terkait untuk menanyakan tentang bentuk pertanggung jawaban pihak Pemerintah dalam mengatasi permasalahan yang sangat serius ini. (Nasikin)






