
Teropong Indonesia News
PEWARTA:YULI
Jember – Festival Egrang kegiatan tahunan Tanoker yang didedikasikan pada masyarakat Untuk
berekspresi, mengekspresikan kreativitas, karya dan inovasi, baik seni, ketrampilan maupun kulinari, dan juga menjadi arena gelar karya siswa, dari tingkat dasar (SD) dan tingkat pertama
(SMP) serta perwakilan komunitas seni.
Dalam setiap pergelaran, Festival Egrang bekerjasama dengan berbagai pihak, baik komunitas, lembaga, Dinas, Sekolah dan lainnya.

Dan sejak tahun 2024 Tanoker bekerjasama dengan Dinas Pendidikan Kabupaten Jember, yang mana implementasinya menjadikan 12 sekolah pilihan sebagai sekolah prototipe, dengan memasukkan permainan tradisi (tari) egrang ke dalam modul ajar.
Terapannya, pada Festival Egrang ke 13 di tahun lalu, dengan introduksi, eksplanasi dan sosialisasi yang gencar tentang egrang oleh anak anak Tanoker, jadi lebih banyak sekolah – sekolah yang berpartisipasi, sehingga jumlah sekolah yang mengikuti bertambah menjadi 20
sekolah, plus 4 komunitas seni. Hal itu menjadi prestasi bagi semua karena kesadaran yang terbangun untuk bersama sama melestarikan egrang sebagai permainan tradisi, bagian dari
budaya luhur bangsa.
Festival Egrang yang ke 14 Tanoker akan digelar dengan semangat yang sama, dan akan berpuncak di tanggal 1 Agustus 2026, dirangkai dengan beberapa lomba sebelumnya, antara lain lomba mewarnai untuk siswa tingkat kanak-kanak (TK), lomba senam beregu untuk ibu ibu dan eyang eyang dan lain – lain, dimana temanya adalah ”Ayo Mencintai Rupiah dan Permainan Tradisi
Egrang’.
Mengawali rangkaian kegiatan Festival Egrang ke 14 Tanoker, launching akan digelar pada hari Sabtu tanggal 9 Mei 2026, di area Pasar Lumpur, yang sekaligus untuk memperingati Hari
Pendidikan Nasional.
Launching Festival Egrang di Pasar Lumpur diharapkan dapat menggairahkan pasar lumpur
dan ekonomi rumahtangga masyarakat dan lingkungan serta warga dengan kesempatan membuka lapak untuk kuliner lokal tradisional maupun kreasi dan produk kerajinan.
Di Pasar Lumpur juga ada kegiatan outbound, permainan polo lumpur, tarung bantal, balap bakiak dan egrang.
Saat launching, rangkaian kegiatan akan ditandai dengan peluncuran balon, disaksikan bersama seluruh yang hadir berpartisipasi dalam acara.
Festival Egrang, dengan dedikasi, memiliki tujuan antara lain agar; terwujud partisipasi generasi
muda dalam merevitalisasi permainan tradisi egrang melalui ekstrakurikuler dan modul ajar kurikulum sekolah sekolah di Kabupaten Jember; Terfasilitasi pengetahuan tentang seni
pertunjukan guru kesenian sekolah prototipe melalui pelatihan dan praktik berkreasi serta mengelola pertunjukkan tarian egrang pada Festival Egrang ke 14; tersedia arena untuk gelar karya tahunan siswa yang diikuti oleh lembaga pendidikan yang telah menjalankan kegiatan permainan tradisi (tari) egrang di sekolahnya; meluas jaringan antar lembaga pendidikan di Kabupaten Jember, terutama sekolah sekolah yang berminat pada pengembangan permainan tradisi (tari) egrang, menguat adhesi sosial yang mendukung harmoni dalam lingkungan dan masyarakat sekitar.








