
Teropong Indonesia News
Sumsel – Hanya tinggal beberapa bulan lagi Koperasi Merah Putih Desa Talang Buluh, Kecamatan Talang Kelapa, Kabupaten Banyuasin, Sumatera Selatan genap Satu tahun beroperasi.
Sejak berdiri dan diresmikan pada 18 Agustus 2025 lalu oleh Camat Talang Kelapa, Salinan, S.Sos., M.Si, kini koperasi yang katanya sebagai langkah konkret dalam memperkuat perekonomian masyarakat desa melalui wadah koperasi tersebut sudah memiliki program kegiatan dalam bentuk simpan pinjam bagi anggota koperasi.
Memang seharusnya berdasarkan Surat Edaran Menteri Koperasi RI Nomor 1 tahun 2025 tentang Tata Cara Pembentukan Koperasi Desa Merah Putih, usaha atau kegiatan Koperasi Desa Merah berupa:
Gerai/outlet penyediaan sembako
Gerai/outlet obat murah
Penyediaan kantor koperasi
Unit simpan pinjam koperasi
Gerai/outlet klinik desa
Penyediaan cold storage/cold chain atau gudang
Logistik (distribusi)
Dan sebagainya sesuai penugasan dan kebutuhan usaha.
Namun sayangnya, walau sudah beroperasi hampir Satu tahun, Koperasi Merah Putih Desa Talang Buluh tersebut, dari pantauan pada Jum’at, 22/5/2026 di gedung koperasi yang terletak tidak jauh dari kediaman pribadi Kepala Desa Talang Buluh tersebut tidak nampak ada aktivitas para pengurus koperasi dalam menjalankan usaha. Hanya terpantau aktivitas Pos Layanan Terpadu (Posyandu) desa.
“Untuk kegiatan koperasinya setiap harinya tidak ada pengurusnya di kantor. Namun dalam setiap bulan biasanya ada pertemuan rapat pengurus. Itu pun pertemuannya tidak lama. Dikarenakan koperasi kami di sini baru ada Satu kegiatan, simpan dan pinjam, kegiatan lain belum ada.” Kata salah seorang ibu yang enggan menyebutkan namanya ketika dibincangi tidak jauh dari kediaman Kades, 22/5/2026.
Dulu gedung koperasi itu merupakan tempat pendidikan anak anak tingkat TK/TPA. Sedang sekarang ini dijadikan kantor Koperasi Merah Putih dan Posyandu, ibu itu menambahkan.
Sementara salah seorang ibu yang membuka Pangkalan Elpiji 3 kg yang tak jauh dari gedung koperasi itu, senada mengatakan bahwa benar koperasi merah putih di desanya baru memiliki program Simpan Pinjam.
“Memang program lain belum ada, tetapi saya tidak tau mengapa belum ada program lain. Mungkin belum saja,” katanya sembari menambahkan kalau saat ini (Jum’at pagi 22/5/26, red) ketua koperasi sedang tidak ada lantaran sedang menyadap pohon karet di kebun. Diakuinya, Suyoto selaku ketua koperasi desanya itu, selain berprofesi sebagai penyadap pohon karet juga sebagai ASN guru salah satu SD Negeri di arah Semuntul Gandus.
Lalu masih dari informasi warga talang bulu yang tidak mau disebut kan nama nya patut diduga pengurus koperasi desa yang lama maupun koperasi merah putih keuangan nya tumpang tindih.
Sebagaimana diketahui, Peresmian Koperasi Merah Putih Desa Talang Buluh yang sudah memiliki badan hukum resmi tersebut berlangsung bertepatan dengan momen peringatan HUT RI ke-80, dan diresmikan langsung oleh Camat Talang Kelapa Salinan, S.Sos., M.Si pada 18/8/2025. Kala itu Salinan kepada wartawan mengatakan, harapannya agar semangat kebersamaan dan gotong royong yang diwariskan para pejuang kemerdekaan dapat terus hidup melalui gerakan ekonomi masyarakat desa.
“Dengan diresmikannya koperasi ini, masyarakat Desa Talang Buluh diharapkan semakin termotivasi untuk berpartisipasi aktif, sehingga Koperasi Merah Putih dapat berkembang menjadi pilar ekonomi bersama dan memberikan manfaat nyata bagi seluruh warga.” Kata Salinan.
TIM LIPUTAN







