Teropong Indonesia News
Probolinggo – Suasana penuh semangat dan patriotisme menyelimuti Jalan Raya Kecamatan Besuk saat jajaran pendidik menggelar Pawai Gettras (Gerakan Tatap Muka dan Atribut Kesenian) dalam rangka memperingati Hari Ulang Tahun ke-81 Republik Indonesia. Agenda tahunan yang dimotori oleh Korwil Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Dikdaya)
Kecamatan Besuk ini sukses menyedot perhatian ribuan warga yang memadati sepanjang rute pawai.
Pawai dipimpin langsung oleh Korwil Dikdaya Besuk, H. Hasan, S.Pd., M.M., yang berjalan di barisan depan bersama para jajaran dinas dan kepala sekolah. Ratusan guru dari tingkat PAUD, SD, hingga SMP se-Kecamatan Besuk tampil penuh percaya diri dengan membawakan beragam kreasi buatan tangan, busana adat nusantara, hingga kostum bertema perjuangan.
Simbol Keharmonisan dan Keteladanan
Kemeriahan pawai tidak hanya menjadi ajang hiburan masyarakat, tetapi juga menjadi sarana untuk mempererat silaturahmi antar-tenaga pendidik. H. Hasan menyampaikan bahwa konsistensi penyelenggaraan Pawai Gettras setiap tahunnya merupakan bentuk komitmen para guru dalam menanamkan jiwa nasionalisme.
”Pawai Gettras ini bukan sekadar tradisi tahunan, melainkan momentum bagi para guru untuk memberikan teladan nyata tentang semangat gotong royong dan cinta tanah air kepada anak didik serta masyarakat luas,” ujar H. Hasan, S.Pd., M.M. di sela-sela kegiatan.
Sorotan Utama Pawai Gettras
Variasi Barisan Kreatif: Masing-masing kontingen sekolah menampilkan tema unik, mulai dari visualisasi pahlawan nasional, seni budaya lokal, hingga kreasi daur ulang.
Warga setempat tampak memadati bahu jalan sejak pagi hari untuk memberikan apresiasi dan sorak semangat kepada para pendidik yang melintas.
Berkat koordinasi yang matang antara panitia, aparat keamanan, dan pihak kecamatan, arus lalu lintas serta jalannya kegiatan berlangsung aman dan lancar hingga garis akhir.
Melalui kemeriahan memperingati HUT RI ke-81 ini, sektor pendidikan di Kecamatan Besuk membuktikan soliditasnya untuk terus bergerak bersama membawa semangat kemerdekaan ke dalam ruang-ruang kelas. (Biro).

