Simbol Persatuan dan Kerukunan Antarumat di Papua Barat Daya
Teropong Indonesia News
WAIGO, SORONG SELATAN – Sebuah momen bersejarah dan penuh makna keagamaan sekaligus kebangsaan tercipta di Distrik Wayer, Kabupaten Sorong Selatan, Papua Barat Daya. Jemaat Gereja Kristen Indonesia (GKI) Agape Waigo akhirnya mewujudkan impian besar yang diperjuangkan bertahun-tahun: gedung gereja baru mereka secara resmi diresmikan dan ditahbiskan. Proses panjang yang dijalani dengan penuh pergumulan dan ketekunan itu akhirnya berakhir indah, berkat kerja keras, gotong royong, dan dukungan seluruh elemen masyarakat, baik yang terlibat langsung maupun tidak langsung.
Acara sakral dan meriah ini menjadi pusat perhatian masyarakat luas. Kehadiran para pemimpin daerah dan tokoh kunci menegaskan pentingnya momen ini bagi wilayah tersebut. Turut hadir dalam kegiatan: Ketua Sinode GKI, Gubernur Papua Barat Daya, Bupati Sorong Selatan, jajaran pimpinan Organisasi Perangkat Daerah (OPD), tokoh masyarakat, tokoh intelektual, serta ribuan warga yang berdatangan dari berbagai penjuru, mulai dari wilayah sekitar Distrik Wayer, Moswaren, hingga daerah-daerah tetangga lainnya.
Lebih dari sekadar seremonial pentahbisan tempat ibadah, momen ini membawa pesan yang jauh lebih luas dan mendalam. Peresmian ini menjadi titik tolak penguatan iman bagi jemaat, sekaligus penegasan nyata komitmen menjaga kerukunan hidup serta keutuhan antarumat beragama di bumi Papua Barat Daya. Suasana acara berlangsung sangat khidmat, hangat, dan penuh sukacita, seolah menjadi cerminan persaudaraan yang kokoh di tengah keberagaman.
Salah satu sorotan utama yang menyentuh hati dan menjadi bukti nyata kedewasaan beragama di wilayah ini adalah dukungan lintas iman yang tercatat langsung di lokasi. Gereja Katolik St Petrus Kampung Bumi Ajo Jalur 7 terlihat hadir dan menyerahkan sumbangan berupa 10 karton air mineral (AQUA) kepada panitia penyelenggara. Tindakan sederhana namun penuh makna ini menjadi simbol hidup bahwa perbedaan latar belakang agama bukanlah tembok pemisah, melainkan jembatan yang semakin mempererat persaudaraan dan persatuan dalam bingkai kebersamaan bermasyarakat.
Kehadiran gedung gereja baru GKI Agape Waigo kini berdiri tegak bukan hanya sebagai rumah ibadah, tetapi juga monumen ketekunan, bukti kekuatan gotong royong, dan contoh nyata bahwa di Indonesia, keragaman adalah kekuatan yang menyatukan kita semua. Di sini, di Waigo, kita kembali belajar satu hal penting: bersama-sama, segala tantangan dan pergumulan berat pasti akan terselesaikan dengan hasil yang indah dan membanggakan. GUN

