Teropong Indonesia News
SURABAYA — Sudah tujuh bulan Asmaul Nuraini (38) harus banting tulang sendirian menafkahi kedua anaknya. Suaminya, YS, kini menjalani hukuman penjara satu tahun terkait perkara perjudian melalui aplikasi Higgs Games Island (HGI).
Anak sulungnya masih duduk di bangku SD, sementara yang bungsu baru berusia satu tahun. Keduanya belum tahu ayahnya ada di penjara. Setiap kali bertanya, Asmaul hanya menjawab: “Ayah sedang bekerja di luar kota.”
Sebelum ditangkap, YS meyakinkan istrinya bahwa HGI bukan perjudian dan tersedia resmi di toko aplikasi. Asmaul pun sempat mengingatkan, jika itu judi sebaiknya dihapus saja. Ia sangat terkejut saat suaminya ditangkap polisi.
Penghasilannya sebagai pekerja serabutan dan pembantu rumah tangga tak menentu. Demi bisa bekerja, anak-anak dititipkan kepada orang tuanya di Tuban. Seringkali ia harus meminta bantuan kerabat untuk mencukupi kebutuhan makan dan susu formula si kecil.
YS dinyatakan terbukti melanggar Pasal 426 ayat (1) huruf c KUHP dan divonis satu tahun penjara. Di tengah beratnya beban, satu harapan Asmaul tetap sama: agar suaminya cepat kembali dan berkumpul bersama keluarga.
“Saya hanya ingin suami saya cepat keluar, Anak-anak rindu mencari ayah,” ucapnya dengan mata berkaca-kaca. RED

