Oplus_131072
Teropongindonesianews
BANYUWANGI – Detik-detik mencekam kembali terjadi di jalur vital Banyuwangi-Situbondo. Sebuah truk Colt Diesel bernomor polisi BE 8834 ZX yang bermuatan penuh bir terguling di depan Lapangan Cempaka Putih, Desa Alasbuluh, Kecamatan Wongsorejo, pada Selasa (21/10/2026) sekira pukul 05.00 WIB pagi.
Untungnya, nyawa sopir dapat diselamatkan. Namun, insiden ini menyisakan tanya besar: Siapa yang sebenarnya bersalah?
Berdasarkan keterangan saksi mata di lokasi, H. Sugianto, kepada awak media Teropong Indonesia News, kronologi kejadian bermula dari aksi nekat seorang pengendara sepeda motor. Truk yang melaju dari arah Banyuwangi menuju Situbondo tersebut tiba-tiba dihadang situasi darurat. diketahui Sopir inisial Edy Susanto truk bermuatan bir anker dari Bali menuju lampung
“Saat itu ada kendaraan bermotor yang hendak menyeberang dari arah barat jalan menuju timur. Namun, di tengah jalan, si pemotor tiba-tiba balik arah lagi ke barat. Karena terkejut dan untuk menghindari tabrakan langsung, sopir truk membanting setir hingga akhirnya truk kehilangan keseimbangan dan terguling,” ungkap Sugianto dengan nada masih gemetar.
Aksi “Zig-Zag” Maut di Jalur Padat
Insiden ini menjadi pengingat keras bagi para pengguna jalan, khususnya pengendara motor, untuk tidak bermain-main dengan nyawa di jalur lintas provinsi. Aksi berbelok mendadak atau “balik arah” di tengah jalan tanpa melihat kondisi lalu lintas belakang adalah pelanggaran fatal yang sering kali berujung pada kecelakaan beruntun atau kerugian materiil besar, seperti halnya muatan bir yang tumpah dan rusak dalam kejadian ini.
Hingga berita ini diturunkan, identitas pengendara motor tersebut belum diketahui karena diduga kabur dari lokasi kejadian sesaat setelah insiden. Sementara itu, sopir truk hanya mengalami syok berat dan lecet ringan, namun harus menghadapi kerusakan kendaraan yang parah serta kerugian akibat muatan yang hancur.
Polres Banyuwangi diharapkan segera mengusut tuntas keberadaan pengendara motor tersebut. Jangan biarkan kelalaian segelintir orang menjadi momok menakutkan bagi pengguna jalan lain yang taat aturan.
( Adi )

