
Teropongindonesianews.com
Lampung Selatan – Oknum PNS dilingkungam kabupaten Lampung Selatan diduga jadi pelakor bahkan sampai belikan mobil pria sang selingkuhan.
Hal tak pantas itu dilakukan wanita berinisial YH yang berstatus sebagai guru dan menjabat sebagai bendahara Bantuan Operasional Sekolah (BOS) di SDN 1 Way Galih, Kecamatan Tanjung Bintang.
YH diduga selingkuh dengan pria berinisial AR yang juga berstatus sebagai Pegawai Negri Sipil (PNS) inspektorat dilingkungan Pemkab Lampung selatan.
Hal itu, diungkapkan narasumber berinisial NS yang kini berstasus pensiunan PNS lantaran sakit dirinya hati rumah kontarakan nya diduga dijadikan tempat mesum bahkan sudah berulang kali. Kata NS
NS, sempat menegur YH dan AR namun, YH justru tak terima justru malah menghina NS dengan perkataan kasar dan menyuruhnya masuk Rumah Sakit Jiwa. Kata NS sembari menunjukan bukti chat WhatsApp
NS juga mengatakan, Istri sah pria berinisial AR tersebut yang kebetulan temannya sempat bercerita padanya bahwa ia sempat dikirim pesan WhatsApp oleh diduga pelakor degan kalimat kasar. Bahkan dalam pesan singkat tersebut sang pelakor telah membatu membelikan selingkuhanya sebuah mobil. Kata NS
Sementara itu, mengacu pada larangan perselingkuhan bagi ASN telah diatur dalam Peraturan Pemerintah Nomor 10 Tahun 1983 jo Peraturan Pemerintah Nomor 45 Tahun 1990 tentang Izin Perkawinan dan Perceraian bagi PNS.
Pasal 14 PP Nomor 45 Tahun 1990 melarang PNS hidup bersama dengan wanita yang bukan istrinya atau dengan pria yang bukan suaminya sebagai suami istri tanpa ikatan perkawinan yang sah.
Terhadap PNS yang melanggar ketentuan pasal di atas, dijatuhi salah satu hukuman disiplin berat berdasarkan Peraturan Pemerintah Nomor 94 Tahun 2021 tentang Disiplin PNS, yang meliputi:
a. penurunan jabatan setingkat lebih rendah selama 12 (dua belas) bulan;
b. pembebasan dari jabatannya menjadi jabatan pelaksana selama 12 (dua belas) bulan; atau
c. pemberhentian dengan hormat tidak atas permintaan sendiri sebagai PNS.
Sampai berita ini ditayangkan Kepala Sekolah dan YH belum mau menanggapi berita ini.(Red)







