
Teropongindonesianews.com
Pekanbaru – Razia gabungan yang melibatkan Kanwil Ditjenpas Riau, Polda Riau, TNI, dan Polresta Pekanbaru berhasil mengungkap praktik penyelundupan barang terlarang yang masif di Rumah Tahanan Negara (Rutan) Sialang Bungkuk pada Kamis, 17 April 2025.
Razia yang dipimpin langsung oleh Kepala Kanwil Ditjenpas Riau, Maizar BC.IP., S.Sos., M.Si., dan Direktur Kepatuhan Internal Ditjenpas, Lilik Sujandi, BC.IP., S.IP., M.Si., mengamankan sejumlah barang bukti yang cukup signifikan, antara lain 64 handphone, 1 tablet, sejumlah senjata tajam, minuman keras (miras), dan narkotika.
Jumlah barang bukti yang ditemukan mengindikasikan adanya sistem penyelundupan yang terorganisir dan sistemik di dalam Rutan Sialang Bungkuk.
Ketatnya pemeriksaan barang bawaan pengunjung, menurut Ketua Umum Gema Andalan Riau (GARI), Messanwansyah (Bung Iwan), justru semakin memperkuat dugaan keterlibatan oknum petugas dalam praktik ilegal tersebut.
Bung Iwan menduga mantan Kepala Rutan Sialang Bungkuk, Bastian Manalu, dan mantan Kepala Kesatuan Pengamanan Rutan (KPR) terlibat dalam pemasokan barang-barang terlarang ini.
“Banyaknya barang bukti yang ditemukan menunjukkan adanya dugaan kuat keterlibatan Bastian, Kepala KPR, dan beberapa pegawai Rutan lainnya,maraknya pesta narkoba dan minuman keras di dalam Rutan yang melibatkan warga binaan semakin memperkuat dugaan tersebut,”tegas Bung Iwan
GARI mendesak Kanwil Ditjenpas Riau untuk segera mencopot Bastian Manalu dan Kepala KPR dari jabatannya, serta meminta Menteri Hukum dan HAM, Yasonna Laoly, untuk melakukan pemeriksaan intensif terhadap seluruh pegawai Rutan Sialang Bungkuk.
“Tindakan Bastian dan Kepala KPR telah mengkhianati amanah dan kepercayaan yang diberikan,” ujar Bung Iwan, seraya menambahkan bahwa penyelidikan menyeluruh perlu dilakukan untuk membongkar jaringan penyelundupan ini dan memberikan efek jera bagi para pelakunya.
Pihak Kanwil Ditjenpas Riau hingga saat ini belum memberikan pernyataan resmi terkait tudingan tersebut ,Namun, investigasi internal dilaporkan sedang berlangsung untuk menyelidiki lebih lanjut temuan razia tersebut.
Publik menantikan langkah konkret dari pihak berwenang untuk menyelesaikan masalah ini dan mencegah kejadian serupa terulang di masa mendatang.
Jon







