
Teropongindonesianews.com
WAY KANAN – Pemerintah Kabupaten Way Kanan melalui Tim Satuan Tugas (Satgas) SABER (Sapu Bersih) Pelanggaran Pangan melakukan pemantauan harga dan ketersediaan bahan pangan di Pasar Pantau SP2KP Baradatu pada Jumat (6/2/2026). Kegiatan yang dipimpin langsung oleh Ketua Tim Pelaksana ini melibatkan berbagai pihak, antara lain Kanit Reskrim Way Kanan, Tim Bappanas, Kepala Dinas Ketahan Pangan, Kepala Dinas Perindustrian dan Perdagangan Riva Adi Candra, S.Sos., MH, Dinas Pertanian, serta Bulog Sub Drive Lampung Utara.

Pemantauan bertujuan menjaga stabilitas harga, memastikan pasokan pangan mencukupi, dan mengantisipasi potensi pelanggaran terkait harga, keamanan, serta mutu komoditas. Tim juga berdialog dengan pedagang dan pembeli untuk mendapatkan gambaran langsung kondisi pasar.

“Hasil pemantauan menunjukkan ketersediaan bahan pangan aman dan harga relatif stabil, sebagian besar bahkan di bawah kisaran Harga Eceran Tertinggi (HET) atau Harga Acuan Pembelian (HAP),” ujar pihak Satgas SABER, yang menegaskan pentingnya sinergi pemerintah, pelaku usaha, dan masyarakat dalam melindungi daya beli warga.

Berikut rincian harga komoditas pangan pokok per tanggal 6 Februari 2026:
– Beras medium: Rp12.650 (di bawah HET)
– Beras premium (Dua Koki): Rp14.700
– Jagung pipilan: Rp7.000 (sesuai HAP)
– Kedelai: Rp10.000 (sesuai HAP)
– Bawang merah: Rp38.000 (di bawah HAP)
– Bawang putih: Rp30.000 (di bawah HAP)
– Telur ayam: Rp29.667 (di bawah HAP)
– Daging ayam: Rp29.300 (di bawah HAP)
– Daging sapi: Rp130.000 (di bawah HAP)
– Gula pasir: Rp17.600 (di bawah HAP)
– Minyak goreng KITA: Rp15.700 (sesuai HET)
Pemerintah Kabupaten Way Kanan dan Satgas SABER akan terus melakukan pemantauan berkala untuk mencegah praktik perdagangan yang merugikan dan memastikan kebutuhan pokok masyarakat terpenuhi dengan aman dan nyaman. Red








