
Teropongindonesianews.
com
BANYUWANGI, Jawa Timur – Program makanan tambahan (makanan mbah) yang diberikan kepada siswa di berbagai sekolah di wilayah Kecamatan Wongsorejo belum menyertakan susu sebagai salah satu komponennya, hal ini menjadi perhatian beberapa orang tua siswa di wilayah tersebut.

Camat Wongsorejo Moch Mahfud selaku Camat Wongsorejo, dikonfirmasi melalui Whats App menyampaikan bahwa pengaturan menu makanan tambahan disesuaikan dengan anggaran yang telah dialokasikan serta kebutuhan gizi yang telah diidentifikasi untuk siswa di kecamatan Wongsorejo harus sesuai standart
Bagi Saya untuk pemenuhan makan bergizi gratis ( MBG ) harus standart sesuai dengan kebutuhan gizinya, Kalau terkait makanan MBG yang diberikan atau yang didistribusikan kepada siswa di sekolah sekolah yang ada diwongsorejo kami belum mengecek secara langsung benar tidaknya kalau tidak ada menu susu
Namun menurut saya apa yang dibutuhkan itu harus ada salah satunya menu susu, ungkapnya
Untuk tahap pelaksanaan saat ini, seharusnya makanan tambahan itu terdiri dari nasi, lauk utama dengan protein hewani atau nabati, sayuran, dan buah segar termasuk.menu susu, pungkasnya
Ditempat terpisah wali murid kelas enam SDN 1 Wongsorejo kecamatan Wongsorejo kabupaten Banyuwangi, menyampaikan kepada media Teropong Indonesia news berinisial ( D ) kalau anak saya menerima makanan bergizi gratis ( MBG ) namaun dalam makanan yang diberikan pada murid tidak menu susu, seharusnya menu susu itu harus ada, jelasnya
Harapannya kepada pihak dapur Makanan bergizi gratis ( MBG ) kedepan harus lebih baik cara penyajiannya, mereka juga mengeluh kalau hari Sabtu tanggal 7/2/2026 tadi itu libur tidak menerima jatah MBG, ucapnya
Sayang ketika Kepala sekolah SDN 1 Wongsorejo kecamatan Wongsorejo Yuli Kristia tidak bisa dihubungi melalui telepon selulernya maupun WhatsApp nya
( Kurniadi – Ka Biro Banyuwangi )







