
Teropongindonesianews.com
BENTENG – Pemerintah Kabupaten Bengkulu Tengah memperkuat komitmennya dalam menjaga ketahanan pangan nasional. Bupati Bengkulu Tengah, Drs. Rachmat Riyanto, S.T., M.AP., bersama Kapolda Bengkulu, Irjen Pol. Mardiyono, S.I.K., M.Si., melakukan penanaman jagung serentak di halaman Polsek Pondok Kelapa pada Sabtu, 7 Maret 2026.
Kegiatan ini merupakan bagian dari realisasi program strategis Presiden Prabowo Subianto untuk mencapai swasembada pangan. Sinergi antara kepolisian dan pemerintah daerah ini diharapkan menjadi motor penggerak bagi sektor pertanian di wilayah Bengkulu Tengah.
Dalam laporannya, Kapolres Bengkulu Tengah, AKBP Totok Handoyo, S.I.K., mengungkapkan bahwa progres penanaman jagung di wilayah tersebut menunjukkan tren positif.
• Total Luas Tanam: Mencapai 14,75 hektare sepanjang Februari hingga Maret 2026.
• Aksi Simbolis: Penanaman dilakukan di lahan seluas 1 hektare di area belakang Polsek Pondok Kelapa.
• Dukungan Penuh: Pihak Polres berkomitmen mengawal petani mulai dari distribusi bibit, pengolahan lahan, hingga masa panen raya tiba.
• Optimalisasi Lahan di Bulan Ramadan
Menyesuaikan dengan momentum bulan suci Ramadan, Kapolres menjelaskan adanya penyesuaian jadwal untuk beberapa wilayah guna memastikan pemeliharaan tanaman tetap maksimal.
“Kami merencanakan pengolahan lahan seluas 1 hektare di Desa Jayakarta, Kecamatan Talang Empat, segera setelah Idul Fitri. Hal ini bertujuan agar para kelompok tani dapat fokus dan maksimal dalam mengolah lahan setelah masa ibadah puasa usai,” ujar AKBP Totok Handoyo.
Acara ini turut dihadiri oleh jajaran Forkopimda Bengkulu Tengah, Kepala OPD terkait, Camat serta Kades Pondok Kelapa, hingga perwakilan kelompok tani setempat. Kehadiran para pemangku kepentingan ini menegaskan bahwa ketahanan pangan adalah tanggung jawab kolektif.
Tarmizi





