
Teropong Indonesia News
Bumi Ajo, Distrik Moswaren — Dalam rangka verifikasi Calon Petani dan Calon Lahan (CPCL), telah dilaksanakan pertemuan untuk melakukan verifikasi data Kepala Marga beserta anggota marga yang berkaitan dengan lahan plasma kelapa sawit PT Lestari Papua Perkasa (PT LPP).
Kegiatan tersebut dihadiri oleh Ketua Koperasi, Bapak Ananias Wetaku, Sekretaris Koperasi Bapak Yance Homer, serta sejumlah Kepala Marga yang berkaitan dengan lahan plasma.
Pertemuan berlangsung dalam suasana kekeluargaan. Para Kepala Marga diberikan kesempatan untuk menyampaikan pertanyaan dan berdiskusi mengenai status lahan kelapa sawit, mekanisme kerja koperasi, serta sistem pengelolaan dan pembagian hasil plasma.
Sejumlah pertanyaan yang disampaikan oleh para Kepala Marga kemudian mendapat penjelasan langsung dari perwakilan PT LPP, Bapak Jeck Matulessy. Dalam keterangannya, ia menjelaskan mengenai mekanisme kerja plasma, termasuk tata cara pengelolaan serta pembagian hasil yang berkaitan dengan program plasma kelapa sawit.
Salah seorang Kepala Marga, Bapak Petrus Way, turut memberikan tanggapan. Ia menyampaikan bahwa lahan yang telah diberikan kepada perusahaan sawit akan tetap dilanjutkan sesuai dengan komitmen yang telah disepakati.
“Kami sebagai Kepala Marga sudah berkomitmen. Apa pun risikonya, lahan yang sudah diberikan kepada perusahaan sawit tetap kami teruskan,” ungkapnya.
Sementara itu, sebagai langkah awal pengembangan perkebunan, PT LPP merencanakan pembukaan lahan pada pertengahan tahun 2026 dengan luasan yang diperkirakan mencapai 1.000 hektare.
Pertemuan tersebut diharapkan dapat memperjelas data calon petani dan calon lahan, sekaligus memperkuat komunikasi antara pihak perusahaan, koperasi, dan para pemilik atau pemangku hak atas lahan.
Kegiatan verifikasi dan diskusi berlangsung hingga selesai dalam suasana kekeluargaan. Para pihak diharapkan dapat terus menjaga komunikasi dan transparansi dalam setiap tahapan pelaksanaan program plasma kelapa sawit di wilayah Bumi Ajo, Distrik Moswaren. BIRO








