
Teropongindonesianews.com
Banyuwangi – Sebanyak seratus lima puluh satu orang ( 151 orang ) di kawasan pesisir Desa wongsorejo dan desa Alasbuluh kecamatan wongsorejo Banyuwangi akan menerima sewa lahan yang akan digunakan pembangunan Pembangkit Listrik Tenaga Bayu (PLTB).
Lahan itu terutama sebagai tempat berdirinya tiang kincir dengan ketinggian 80-180 meter serta jalan menuju titik kincir. Area PLTB membentang mulai dari kawasan Pantai Desa Wongsorejo kecamatan wongsorejo Banyuwangi.
Lahan yang menjadi lokasi kincir mayoritas merupakan lahan pertanian. “Karena lahan pertanian kami akan memberi kompensasi untuk petani penggarap lahan, ucap Abdul Bakar’ keoala Desa wongsorejo Banyuwangi, terangnya.

pembebasan lahan untuk proyek PLTB relatif mudah alias tidak menimbulkan konflik sosial seperti pelaksanaan proyek-proyek besar di berbagai wilayah.
Pasalnya kata dia, selain energi yang dihasilkan terbarukan alias tidak mencemari lingkungan, teknologi PLTB relatif minim memakai tempat atau lahan. Hanya butuh lahan untuk tiang kincir, sementara di bawah kincir yang berputar, aktivitas pertanian tetap dapat berlangsung.
Kepala Desa Wongsorejo Abdul Bakar mengatakan, di desanya ada beberapa titik kincir angin yang akan dibangun. Pembangunan itu membutuhkan lahan seluas puluhan hektar tanah.
Masih kepala Desa wongsorejo Banyuwangi saya selaku kepala Desa menyarankan kepada warga saya supaya menayakan terkait sewa lahan yang akan digunakan pembangunan pembangkit listrik tenaga Bayu,supaya tidak terjadi hal yang akan merugikan awarga saya imbuhnya.
Pewarta: Kur. Editor: Santoso.







