
Oleh : Ristolivianus Cancu, mahasiswa prodi PGSD Unika St Paulus Ruteng
Teropongindonesianews.co
OPINI
Budaya atau kebudayaan berasal dari bahasa sansekerta yaitu buddhaya yang merupakan bentuk jamak dari buddi yang diartikan sebagai hal-hal yang berhubungan dengan akal dan budi manusia. Kebudayaan sangat erat kaitanya dengan masyarakat.
Kebudayaan sesuatu yang akan mempengaruhi tingkat pengetahuan dan meliputi sistem ide dan gagasan yang terdapat dalam pikiran manusia, Kebudayaan itu bersifat abstrak. Dan perwujudan kebudayaan ialah benda-benda yang diciptakan oleh manusia sebagai makhluk yang berbudaya,berupa prilaku dan benda-benda yang bersifat nyata, seperti pola prilaku, religi seni dan bahasa.
Kebudayaan lokal di Indonesia yang sangat beraneka ragam menjadi suatu kebanggaan sekaligus tantangan untukmempertahankan serta memwariskan kepada generasi selanjutnya.
Budaya lokal Indinesia sangat membanggakan karena memiliki keanekaragaman yang sangat bervariasi serta memiliki keunikan tersendiri. Seiring perkembangan zaman, menimbulkan perubahan pola hidup masyarakat yang lebh modern.Akibatnya masyarakat lebih memilih kebudayaan baru yang dinilai lebih praktis jika dibandingkan dengan budaya local.
Faktor yang menyebabkan budaya local dilupakan pada masa sekarang,yaitu masuknya budaya asing. Masuknya budya asing ke suatu negara sebenarnya suatu hal yang wajar,yang terpenting budaya tersebut sesuai dengan keperibadian bangsa, tapi pada kenyataanya budaya asing mulai lebih mendominasi sehingga budaya local mulai dilupakan.
Berikut beberapa contoh tindakan yang menunjukan melemahnya nilai-nilai tradisional di Indonesia karena kebudayaan asing seperti:
pengunaan bahasa Indonesia terkurangi dengan bahasa asing,produk Indonesia kurang diminati, hilangnya budaya Indonesia missal sopan santun, masyarakat lebih mencintai budaya asing dari pada budaya sendiri, kurangnya sosialisasi.
Untuk mengatasi kasus tersebut dan cara agar kebudayaan Indonesia tetap terjaga agar tidak terpengaruh oleh budaya asing yang negatif Yaitu ; Menumbuhkan semangat nasionalisme yang kuat, seperti kecintaan terhadap produk dan budaya dalam negeri, memaksimalkan prestasi dan pengamalan nilai-nilai pancasila, menanamkan dan melaksanakan ajaran agama dengan sebaik baiknya, selektif terhadap budaya asing yang masuk ke Indonesia, serta memperkuat dan mempertahankan jati diri bangsa agar tidak hilang.
Dengan demikian, masyarakat akan bertindak bijaksana dalam menentukan sikap, sehingga jati diri dan individualitas bangsa tidak tergerus.







