
Teropongindonesianews.com
SURABAYA – Kunjungan Anies Baswedan, bakal calon Presiden RI ke-8 besutan Partai Nasdem, Demokrat dan PKS ke Surabaya dan Madura pada 17 – 19 Maret 2023 sempat diwarnai penolakan dari kelompok yang menamakan dirinya Pejuang Nusantara Indonesia Bersatu (PNIB) dengan memasang spanduk yang isinya adalah Penolakan.

Spanduk provokatif ini terlihat dibeberapa titik di Surabaya terutama di lokasi yang akan dilewati dan dikunjungi Anies Baswedan seperti sekitar Masjid Al Akbar, SWK (Sentra Wisata Kuliner) Gayungsari yang tak jauh dari Masjid Al Akbar, Taman Bungkul, hingga sekitar Dyandra Convention Center tempat Anies menyampaikan orasi kebangsaan.

Relawan ANIES (Aliansi Nasional Indonesia Sejahteta – Red ) selama ini menyikapi dengan melapor pada pihak berwajib, dan kemudian segera dicopot oleh Satpol PP.
Rangkaian acara yang dimulai di setelah Sholat Jum’at yaitu di Sentra Wisata Kuliner Gayungsari, dimana Anies menyapa dan berinteraksi dengan warga, setelah itu berlanjut ke Dyandra Conventoon Center yang berlokasi di Jalan Basuki Rahmat.
Sebelum mantan Gubernur DKI memasuki Dyandra masih terlihat satu spanduk penolakan. Namun dengan cerdas ketua DPD ANIES Surabaya, Farid, SH melapor pada aparat kepolisian yang berjaga dan seketika itu juga spanduk provokatif itu digulung petugas.
Sabtu malam, Anies kembali menyapa warga di jalan Tunjungan sekitar pukul 20.00, Warga menyambutnya dengan antusias, Anies dengan sabar menerima ajakan selfi dan berdialog dengan anak anak milenial, pemusik jalanan ikut menyemarakkan suasana mlaku-mlaku nang Tunjungan.
Puncak acara pada hari Minggu, 19 Maret 2023 dengan tajuk ” Festival Menanam Kebaikan, Menjumput Perubahan” dimulai Jalan Sehat dari Taman Apsari hingga Grand City.
Usamah Abdat, selaku Presidium Dewan Pimpinan Wilayah (DPW) Relawan ANIES JATIM dan juga
Koordinator Presidium ANIES BANYUWANGI ( ANIESWANGI ) yang mengikuti Jalan sehat, kepada Teropong Indonesia News menjelaskan, ” Sepanjang jalan menuju Grand City tak ditemukan adanya spanduk penolakan, malahan warga bersimpati, ikut jalan sehat, bersepeda, menyaksikan karnaval kebudayaan hingga sampai Grand City,
Ini sebagai bukti bahwa warga Surabaya menerima kehadiran Bapak Anies Baswedan di Kota Pahlawan “, Tandasnya. REDAKSI






