
Oleh : Muhammad Syayudie (Sekretaris Redaksi Teropong Indonesia News)
Teropongindonesianews.com
Ramai diperbincangkan dugaan kuat praktek pungutan liar (pungli) adanya bantuan Traktor roda 4 dari Pemerintah Pusat untuk petani harus ditindaklanjuti hingga ke akar – akarnya. Kabar pungli traktor di Bondowoso merupakan salah satu dari sejumlah kasus bantuan Pemerintah Daerah yang diduga bermasalah.
Sekretaris Redaksi Media Teropong Indonesia News (TIN) meminta pemerintah daerah untuk mengawal secara serius pemberian bantuan untuk petani tersebut. Sekaligus meminta Aparat Penegak Hukum (APH) untuk membongkar semua pungli bantuan mesin traktor roda 4 yang sangat merugikan petani dan keuangan negara.
Sebenarnya bantuan Pemerintah Pusat yang bersifat Fiktif berupa Traktor roda 4 ini, Sudah Enam (6) tahun silam terealisasi ke Pemerintah daerah Kabupaten Bondowoso, yakni tahun 2017. Dan tersalurkan ke puluhan desa yang ada di Kabupaten bondowoso.
Namun, kasus ini Meledak di tahun 2023 bermula dari viralnya percakapan WhatsApp antara salah satu Aktifis Bondowoso berinisial (S) dengan mantan Kepala Dinas Pertanian Bondowoso yang isi percakapannya menyebut beberapa figur ternama di Bumi Sholawat Burdah ini.
Sejak awal bulan Februari 2022 hingga Artikel ini ditulis, (Jum’at, 24 Februari 2023) sudah puluhan Media cetak dan online Bondowoso melayangkan berita hangat ini, dan sejak tanggal 15 Februari 2023, pihak Kejaksaan Negeri telah meningkatkan penyelidikan menjadi penyidikan terhadap beberapa orang yang belum bisa disebut namanya.
Alhasil, kasus pungli dan penyalagunaan bantuan Traktor roda 4 tetap bergulir di Kejaksaan Negeri Bondowoso dengan harapan agar segera disidangkan di Pengadilan dengan terbuka, agar masyarakat luas tahu yang sebenarnya, Siapakah Aktor dibalik Kasus ini.







