
Teropongindonesianews.com
SITUNONDO – Aksi oknum LSM yang diduga memprovokasi warga yang memicu pertikaian antar warga di desa Perante kecamatan Asembagus beberapa waktu lalu betul-betul menyisakan polemik dan mendapat tanggapan serius dari beberapa tokoh desa perante di antaranya adalah Opek tokoh pemuda desa perante.
Tokoh pemuda desa perante angkat bicara perihal pertikaian warga yang terjadi beberapa hari lalu di desa perante kecamatan asembagus

Hal ini menjadi perbincangan hangat di masyarakat khususnya di desa perante. Opek tokoh pemuda asal desa perante sangat kecewa atas tindakan oknum lembaga yang seharusnya memberikan edukasi ke masyarakat malah memberikan contah yang kurang benar sehingga timbul polemik dan kegaduhan di desa perante kecamatan asembagus, untung saja tidak ada korban.
Menurut Opek sebenarnya persoalan sengketa tanah ini adalah hal yang sepele tinggal duduk bersama musyawarah selesai, malah di bumbui ya rame mas, Ucap Opek ke awak media Teropong Indonesia News (TIN) lanjut opek,, saya datang kesana atas pengaduan masyarakat tentang polemik sengketa lahan atau tanah, tahu-tahu sudah rame dan anehnya lagi ada oknum lembaga atau LSM yang menurut saya itu paham dengan aturan hukum,bahkan diduga memanas manasi sehingga menicu keresahan di desa kami”, ucap Opek,

“karena permasalahan ini sudah masuk ranah hukum ya biarkan saja pihak APH yang menentukan,kami menduga pihak tersebut memprovokasi warga sehingga membuat suasana tidak kondusif, seharusnya oknum lembaga tersebut ikut membantu menjaga kondusifitas di desa Perante,kami berharap selaku tokoh pemuda desa perante agar persoalan ini cepat selesai dan menemukan titik terangbtanpa ada campur tangan dari pihak-pihak luar”, Tambah Opek, tokoh pemuda desa perante (WredTIN)






