
Teropongindonesianews.com
PRINGSEWU Lampung – Bahrarim Kepala Pekon kedaung kecamatan pardasuka kabupatrn pringsewu diduga kuat membangun sumur bor yang menggunakan anggaran Dana Desa (DD) tahun 2023 tahap ke 1 diduga kuat fiktif bahkan dari tahun Ketahun pembangunan realisasi DD di pekon tersebut selalu ada yang fiktif .
“Coba saja cek pembangunannya ada apa tidak ,jangan percaya dengan apa yang saya sampaikan fiktif apa tidak dan dari tahun Ketahun ada yang fiktif saya tahu persis ” ungkap salah satu pejabat di wilayah Pardasuka yang meminta jati dirinya dirahasiakan namun dirinya siap memberikan keterangan jika diperlukan oleh aparat penegak hukum (APH ) di kabupaten Pringsewu tersebut Jum’at(15/09/2023).
Bukan hanya pembanguan yang menggunakan DD saja yang dari tahun ketahuan ada yang fiktif serta tidak ber kwalitas ,namun orang kecamatan saja ketika akan melakukan Monitoring dan evaluasi (Monev) DD terkadang kebingungan dan dibuat pusing karena fisiknya ada yang tidak ada
“Itu bukan rahasia umum lagi ,orang dari kecamatan saja ketika melakukan Monev selalu dibuat pusing karena fisiknya ada yang tidak ada alias tidak dibangunkan ” terang sumber tersebut .
Masih dikatakan sumber yang sama selain realisasi DD dari tahun Ketahun ada yang fiktif di pekon Kedaung juga sudah 2 tahun berjalan ada 5 aparatur pekonnya mengalami kekosongan ,sementara perlu dipertanyakan juga dialihkan kemana anggaran untuk 5 aparatur pekon tersebut.
“Selama 2 tahun tidak ada aparatur pekon dipekon Kedaung terus anggarannya dikemanakan ,itu juga perlu dipertanyakan ” katanya .
Sementara kapekon Kedaung Bahtarim saat dikonfirmasi melalui telpon selulernya Sabtu (16/09/2023) dalam keadaan telpon selulernya tidak aktif dan dikirim voice notes serta WhatsApp sampai berita ini diterbitkan yang bersangkutan belum bisa dihubungi.
S A D E K









