
Teropongindonesianews.com
Jawa Timur – Gerakan Masyarakat Bawah Indonesia (GMBI) Wilayah Teritorial (Wilter) Jawa Timur merayakan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-23 dengan penuh semangat dan keakraban. Acara peringatan yang digelar di Distrik Sidoarjo dan Gresik pada menjadi momen penting bagi organisasi ini untuk meneguhkan komitmen dalam memperjuangkan hak-hak masyarakat bawah dan mempererat solidaritas antar anggota.
Ketua Wilter Jawa Timur, Sugeng SP, memimpin langsung perayaan di kedua wilayah tersebut. Di Sidoarjo, Sugeng menekankan pentingnya soliditas dan loyalitas bagi para anggota GMBI. “GMBI bukan sekadar organisasi sosial, tetapi wadah perjuangan bagi masyarakat dalam menegakkan keadilan dan kesejahteraan,” tegasnya.
Sugeng juga mengingatkan pentingnya “Solidaritas Tanpa Batas” dalam menjalankan visi dan misi organisasi, menekankan bahwa setiap anggota harus bersama-sama menyelaraskan pemikiran dan gerakan, baik di tingkat kepengurusan terendah hingga ke tingkat pusat.
“Solidaritas ini harus kita wujudkan dalam belajar, bekerja, bertindak, serta dalam kehidupan bermasyarakat,” ujar Sugeng.

Sebagai bentuk komitmen, Sugeng memimpin pembacaan ikrar janji oleh seluruh anggota GMBI. Ia juga memberikan pesan inspiratif mengenai pentingnya disiplin, loyalitas, dan keikhlasan dalam perjuangan sosial.
Dalam kesempatan itu, Sugeng SP juga melantik lima Ketua Kelompok Swadaya Masyarakat (KSM) baru, dengan harapan mereka dapat menjalankan tugasnya dengan amanah dan membawa perubahan positif bagi masyarakat setempat.
Ketua Distrik Sidoarjo menyampaikan apresiasi atas kehadiran Ketua Wilter Jatim beserta jajarannya. Ia menegaskan bahwa GMBI Distrik Sidoarjo membutuhkan bimbingan dan arahan agar dapat lebih optimal dalam menjalankan program kerja serta misi sosialnya.
Setelah Sidoarjo, Sugeng SP beserta rombongan melanjutkan perjalanan ke Gresik untuk menghadiri peringatan HUT ke-23 GMBI di wilayah tersebut. Kehadiran Ketua Wilter Jatim di berbagai daerah menegaskan komitmen GMBI dalam memperkuat persatuan dan koordinasi di lingkungan organisasi, sekaligus meneguhkan peran GMBI sebagai pilar perjuangan masyarakat bawah di Jawa Timur.
Junaidi







