
Teropongindonesianews.com
Bengkulu Tengah – Ketua Serikat Media Siber Indonesia (SMSI) Kabupaten Bengkulu Tengah, Candra Irawan, S.IP, bersama Tarmizi, turut prihatin atas kondisi Redo Pardiansyah, warga Desa Pelajau, Kecamatan Pondok Kubang, yang mengalami kebutaan total dan belum mendapat perhatian maksimal dari pemerintah. SMSI Bengkulu Tengah mendesak pemerintah kabupaten, provinsi, dan pusat untuk segera memberikan bantuan.
“Kami sangat prihatin. Ini persoalan kemanusiaan yang harus menjadi perhatian serius pemerintah di tingkat desa, kecamatan, dan kabupaten,” tegas Candra, Jumat (13/6/2025). Ia menekankan pentingnya kehadiran negara melalui program kesehatan dan sosial bagi masyarakat kecil yang mengalami keterbatasan fisik dan ekonomi.
Candra mendorong Dinas Kesehatan dan Dinas Sosial Kabupaten Bengkulu Tengah untuk segera mendata, memeriksa Redo, dan memberikan layanan pengobatan atau bantuan alat bantu penglihatan. SMSI siap membantu mengawal informasi ini dan menjadi jembatan kepedulian agar masyarakat tidak merasa terabaikan.
Redo Pardiansyah, seorang petani, menyatakan ketidakmampuannya untuk membiayai pengobatan keluarganya. Ia memohon bantuan kepada Bupati Bengkulu Tengah, Drs. Rachman Rianto, Wakil Bupati Tarmizi, Gubernur Bengkulu Helmi Hasan, dan Presiden Prabowo Subianto. Ia menjelaskan kondisinya yang buta total.

Data Diri Suami :
Nama : Redo Pardiansyah
Alamat : Desa Pelajau, Kecamatan Karang Tinggi, Kabupaten Bengkulu Tengah, Provinsi Bengkulu.
Pekerjaan : Petani/Pekebun.
Data Diri Istri ;
Nama : Deti Oktarina
Alamat. : Desa Pelajau, Kecamatan Karang Tinggi, Kabupaten Bengkulu Tengah, Provinsi Bengkulu.
Pekerjaan : Petani/Pekebun.
Deti Oktarina menambahkan kesulitannya dalam memenuhi kebutuhan sehari-hari, apalagi untuk pengobatan suaminya , Ia berharap pemerintah kabupaten, provinsi, dan pusat memberikan bantuan mengingat kondisi ekonomi keluarga yang sangat memprihatinkan , Perlu dikoreksi bahwa Kecamatan Redo berada di Kecamatan Pondok Kubang, bukan Karang Tinggi.
Tarmizi







