
–
Teropongindonesianews.com
Bondowoso, 28 Juli 2025 — Penutupan Jalan Gumitir yang menghubungkan Kabupaten Banyuwangi dan Jember akibat longsor dan perbaikan tebing berdampak luas, termasuk di wilayah Bondowoso. Sejumlah SPBU di Bondowoso mengalami antrean panjang sejak Minggu pagi (27/7), diduga akibat terhambatnya distribusi BBM dari arah Banyuwangi.

Pantauan di lapangan menunjukkan antrean kendaraan mengular di SPBU Tamansari, SPBU Wonosari, dan SPBU Tenggarang. Pengendara roda dua hingga truk harus menunggu lebih lama dari biasanya untuk mendapatkan bahan bakar.
“Biasanya pagi-pagi masih sepi, sekarang jam enam sudah antre. Saya tunggu hampir 40 menit,” ujar Ahmad, warga Kecamatan Pujer, saat mengisi BBM di SPBU Tamansari,
Menurut para petugas SPBU, keterlambatan suplai BBM disebabkan karena kendaraan tangki Pertamina harus menempuh jalur alternatif yang lebih jauh dan padat. Biasanya distribusi BBM ke Bondowoso melalui jalur Banyuwangi–Jember via Gumitir, namun kini dialihkan melalui jalur utara yang lebih memakan waktu.
“Kami masih menerima suplai, tapi waktunya jadi tidak pasti. Ini yang menyebabkan antrean,” ungkap JAGIR, salah satu pengelola SPBU di daerah Tamansari.bondowoso.
Pihak Pertamina Wilayah Jatim memastikan tidak ada pengurangan stok BBM untuk wilayah Bondowoso. Keterlambatan hanya bersifat sementara dan akan diatasi dengan penyesuaian pengiriman dari Terminal BBM Tanjung Wangi dan Surabaya.
Sementara itu, Polres Bondowoso mengimbau masyarakat untuk tetap tenang dan tidak melakukan pembelian BBM secara berlebihan. “Kami kerahkan personel untuk menjaga situasi agar tetap kondusif dan tertib,” ujar Kapolres Bondowoso AKBP Sugiharto.
Dinas Perhubungan Kabupaten Bondowoso juga menyatakan telah berkoordinasi dengan pihak Pertamina dan otoritas transportasi lainnya untuk memastikan distribusi BBM tetap berjalan lancar meski Jalan Gumitir ditutup.
Penutupan Jalan Gumitir diperkirakan berlangsung hingga beberapa hari ke depan, tergantung kondisi cuaca dan proses perbaikan.
(Ags)






