
Teropongindonesianews.com
Lampung Tengah- Dengan didampingi oleh Camat Terusan Nunyai Andri Yulizar, S.E., M.M., Pemerintah kampung Gunung Batin Baru (Pemkam GBB) kabupaten Lampung Tengah, Kepala kampung (Kakam) Sodikin, kembali realisasikan penyaluran Bantuan Pangan Cadangan Beras Pemerintah (Bapang CBP) tahun 2025.

Simbolis penyaluran Bapang CBP yang berlangsung di Gedung Aula Command Center Gunung Batin Baru Baru, yang dilaksanakan sejak hari senin, 28 Juli 2025 dan direncanakan akan berlangsung hingga Jum‘at, 01 Agustus 2025 mendatang, tersebut.
Juga dihadiri dan didampingi oleh Kementerian Sosial dan/atau Dinas Sosial Kabupaten Lampung Tengah yang diwakili oleh Tenaga Kesejahteraan Sosial Kecamatan (TKSK) Terusan Nunyai Mono Bagus Endarto, S.P., Sekertaris Badan Permusyawaratan Kampung (BPK) Gunung Batin Baru Tri Nurhayati selalu koordinator pelaksana penyaluran bantuan pangan tersebut dan/serta Perangkat dan Aparatur kampung lainya, juga para KPM yang mendapatkan Bantuan.
“Alhamdulillah. Ditahun 2025 ini, kampung Gunung Batin Baru kembali merealisasikan penyaluran bantuan pangan CBP yang pertama untuk pendistribusian selama 2 bulan yakni bulan Juni-Juli 2025 yang diberikan kepada 531keluarga penerima manfaat dengan masing-masing KPM mendapatkan 20 kilogram/2 (Dua) Sak beras Medium,” ujar Sekertaris BPK Tri Nurhayati mewakili Kakam GBB Sodikin, saat dikonfirmasi Rabu, (28/07/2025)
Ia menjelaskan dan mengungkapkan, bahwa jika dibandingkan dengan tahun 2024 lalu, untuk jumlah keluarga penerima manfaat yang mendapatkan sangat jauh berkurang, yakni kurang lebih berkisar mencapai 50% hingga 60% (persen) atau sebayak 713 KPM yang tidak lagi mendapatkan tahun ini.
“Ditahun 2024 total jumlah penerima Bapang CBP sebanyak 1.244 KPM dan sementara ditahun 2025 ini, hanya sebanyak 531 KPM kampung Gunung Batin Baru yang mendapatkan,” jelas dan ungkapnya.
Masih Sekertaris BPK Gunung Batin Baru tersebut menyampaikan, terkait warganya Kampung GBB yang belum mendapatkan maupun yang di tahun ini tidak lagi mendapatkan bantuan yang diberikan oleh pemerintah pusat dan kabupaten melalui kampung ini, dirinya meminta agar dapat untuk bersabar. Hal itu karena keterbatasan kuota bantuan yang diterima, sehingga bantuan yang di bagikan harus bergantian sesuai data yang diterima oleh kampung.
“Terlebih lagi, bantuan pangan CBP pemerintahan ini, untuk data KPM yang mendapatkan berdasarkan dari Data Pensasaran Percepatan Penghapusan Kemiskinan Ekstrem (P3KE) yang dimaksudkan sebagai referensi penetapan sasaran bagi program penghapusan kemiskinan ekstrem yang diselenggarakan oleh pemerintah pusat dan pemerintah daerah,” katanya.
Lebih lanjut, mewakili Kakam GBB, selalu koordinator pelaksana penyaluran bantuan tersebut Tri Nurhayati menegaskan dan berharap, kedepannya untuk setiap data penerima bantuan dalam bentuk apapun nantinya, agar dapat benar-benar sesuai dengan data yang telah di ajukan oleh pihak kampung.
“Agar setiap bantuan yang kita disalurkan dapat lebih efektif dan maksimal serta lebih akurat. Sehingga bantunya yang diberikan dapat tepat pada sasaran. Kami selaku pemerintahan kampung, sangat berharap bantuan yang kami terima setiap tahunnya, jumlah KPM_nya bisa bertambah dari pada tahun sebelumnya, bukanya justru berkurang seperti saat ini,” harap dan tegasnya.
Sehingga, sambungnya, “Penyalurannya dapat kita bagikan secara merata kepada warga yang seharusnya benar-benar layak sebagai penerima manfaat yang ada di kampung Gunung Batin Baru,” akhirnya.
Pewarta: Nizar.
Editor: Budhi






