
Teropongindonesianews.com
Bondowoso – Dana extrafooding adalah tunjangan pangan yang diberikan kepada PNS dalam bentuk makanan dan minuman, sedangkan TPP (Tambahan Penghasilan Pegawai) adalah tunjangan tambahan di luar gaji pokok dan tunjangan lainnya untuk meningkatkan kesejahteraan. Kedua jenis tunjangan ini merupakan komponen penggajian yang berbeda dan tidak dapat digabungkan, serta diatur oleh peraturan dan ketentuan yang berbeda, hal ini di sampaikan oleh beberapa Nara sumber yang sempat memberikan penjelasan terkait perbedaan antara TPP dan Extrafooding pada Awak media TIN,

Extrafooding Dapat berupa makanan dan minuman dan Besaran dan ketentuannya mengacu pada peraturan seperti PP No. 7 Tahun 1977 dan Keputusan Dirjen Perbendaharaan Kementerian Keuangan.

Hasil pantauan Media TIN sampai permasalahan ini di angkat ke pemberitaan adalah karena ada salah satu Dinas yaitu Dinas Perpustakaan Kabupaten Bondowoso yang di sana juga ada satu bidang yang melaksanakan kegiatan ExtraFooding yang anggarannya dari Dana APBN,
ExtraFooding ini berupa makanan, minuman yang bergizi yang rupanya hanya di khususkan untuk satu bidang saja di dinas perpustakaan tersebut, alasannya agar para ASN sehat, oleh karena itu yang jadi pertanyaan, apakah sangat relevan sedangkan ASN sudah mendapatkan TPP diluar gaji pokok.
TIM media TIN mencoba mencari klarifikasi ke pihak BPKAD, sebelumnya salah satu KABID mengkonfirmasikan bahwasanya kegiatan itu tidak dibenarkan,
selanjutnya TIM media TIN minta konfirmasi ke TF selaku PLT Kadis BPKAD dan memperoleh jawaban bahwa kegiatan itu dibenarkan,memang dikhususkan untuk bidang Arsip di dinas Perpustakaan, akan tetapi TF tidak menjelaskan secara rinci lebih dalam saat akan dikonfirmasi, karena pamit mengikuti rapat.
Dari hasil konfirmasi bisa timbul pertanyaan.apakah relevan kegiatan ExtraFooding ini apalagi dikhususkan untuk satu bidang dengan alasan agar ASN Sehat,
seandainya seluruh dinas di Kabupaten Bondowoso ini melaksanakan kegiatan ExtraFooding ini dan anggarannya didapatkan dari Dana APBN apa tidak semakin ramai,
Lalu bagaimana pihak BPKAD menyikapi hal ini,sedangkan Pemerintah saat ini sedang menggaungkan Efisiensi Anggaran.
RED








