
Teropongindonesianews.com
Bondowoso – Mengamati secara detail penggunaan anggaran Dana Desa di Desa Pakem Kecamatan Pakem Kabupaten Bondowoso yang meliputi
Rincian kegiatan ditahun 2024 diantaranya
Penyelenggaraan PAUD/TK/TPA/TKA/TPQ/Madrasah Non-Formal Milik Desa** (Bantuan Honor Pengajar, Pakaian Seragam, Operasional, dst) Rp 1.050.000
Pemeliharaan Sarana dan Prasarana PAUD/TK/TPA/TKA/TPQ/Madrasah Non-Formal Milik Desa** Rp 66.000.000
Penyuluhan dan Pelatihan Bidang Kesehatan (untuk Masyarakat, Tenaga Kesehatan, Kader Kesehatan, dll) Rp 1.225.000
Penyuluhan dan Pelatihan Bidang Kesehatan (untuk Masyarakat, Tenaga Kesehatan, Kader Kesehatan, dll) Rp 2.100.000
Penyuluhan dan Pelatihan Bidang Kesehatan (untuk Masyarakat, Tenaga Kesehatan, Kader Kesehatan, dll) Rp 750.000
Penyuluhan dan Pelatihan Bidang Kesehatan (untuk Masyarakat, Tenaga Kesehatan, Kader Kesehatan, dll) Rp 10.850.000
Pembangunan/Rehabilitasi/Peningkatan/Pengerasan Jalan Lingkungan Permukiman/Gang ** Rp 52.628.000
Pembangunan/Rehabilitasi/Peningkatan Prasarana Jalan Desa (Gorong-gorong, Selokan, Box/Slab Culvert, Drainase, Prasarana Jalan lain) ** Rp 121.865.000
Penyelenggaraan Pos Kesehatan Desa (PKD)/Polindes Milik Desa (Obat-obatan, Tambahan Insentif Bidan Desa/Perawat Desa, Penyediaan Pelayanan KB dan Alat Kontrasepsi bagi Keluarga Miskin, dst) Rp 2.065.000
Penyelenggaraan Posyandu (Makanan Tambahan, Kelas Ibu Hamil, Kelas Lansia, Insentif Kader Posyandu) Rp 18.200.000
Penyelenggaraan Posyandu (Makanan Tambahan, Kelas Ibu Hamil, Kelas Lansia, Insentif Kader Posyandu) Rp 6.125.000
Keadaan Mendesak Rp. 156.600.000.
Demi memperhatikan data akhir Desember 2024 lalu banyak sebenarnya yang akan di pertanyakan kepada Kepala Desa Pakem seperti contoh kejelasan Dana keadaan Mendesak sebesar Rp. 156.600.000,- penjelasan dari kata mendesak detailnya bagaimana ?
Lantas demi melihat Pagu Anggaran Desa Pakem dgn Pagu 1.258.079.000 penyerapan 439.458.000 ada selisih 818.621.000,-
Dihimpun dari beberapa sumber ternyata Kepala Desa Pakem Suwardi Cahyono tidak pernah melibatkan lembaga desa seperti BPD, LMPD maupun tokoh masyarakat dalam pengelolaan dana desa bahkan terkesan di monopoli .
Ironinya sampai dengan berita ini diterbitkan Kades Pakem, Suwardi Cahyono sulit di temui bahkan telpon maupun chat di WhatsApp sama sekali tidak merespon.
Pewarta : Sayudi – Kabiro Bondowoso






