
Oleh: Yuli Gagari
Teropongindonesianews.com
Nagekeo- NTT, Pemberdayaan dan Kesejahteraan Keluarga atau yang biasa disingkat PKK merupakan Gerakan nasional untuk memberdayakan masyarakat khususnya perempuan dalam upaya meningkatkan kesejahteraan keluarga. Oleh karena itu, PKK memiliki tugas melakukan pendataan potensi masing – masing keluarga dan Masyarakat, menggerakan peran Masyarakat serta mengendalikan 10 program pokoknya agar dapat berjalan dengan baik.
Ny. Vera Christina Sirait Asadoma, Staf Ahli Tim Penggerak PKK Provinsi NTT yang juga Ibu Wakil Gubernur dalam kunjungannya ke Sanggar Tenun Dewi Sartika Bondo, Desa Woewutu, Kecamatan Nangaroro, Kabupaten Nagekeo (18/11/2025), sangat mengharapkan agar sanggar tenun tersebut dapat membantu perekonomian keluarga. “Tujuan kunjungan ini adalah sebenarnya untuk melihat langsung Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM) supaya bisa membantu pemasaran. Tentunya bukan hanya tenun saja akan tetapi kuliner agar makin dikenal banyak orang.” Ucapnya. Potensi desa ini lanjutnya dapat dikenal melalui berbagai program yang sedang popular misalnya OVOP (One Village One Product) atau program lain. Harapannya semua UMKM yang ada didesa diberdayakan dan dinaungi Dekrasnada Kabupaten Nagekeo. Sementara itu Ketua Kelompok Sanggar tenun Siti Safana mengungkapkan bahwa sejak aktifitas menenun dari tahun 1996 sampai berdirinya sanggar tenun tahun 2007 belum mendapat dampingan dari Dekrasnada. Safana sangat mengharapkan agar kedatangan Ny. Vera Christina membawa angin segar untuk meningkatkan UMKM. Pada kesempatan tersebut, para ibu – ibu penenun yang aktif di PKK, sempat memajang beberapa lembar motif tenunan terbaik mereka. Selain itu, disajikan kue local setempat yang menambah suasana akrab.
Dalam kunjungan tersebut turut hadir staf ahli TP PKK Kabupaten Nagekeo, Suryani Ibrahim, Wakil Ketua Pokja III Rustin Triatmi, Wakil ketua Pokja II Lusi Antonete, Ketua TP PKK Kecamatan Nangaroro, Ketua TP PKK Desa Woewutu beserta anggota, Penjabat Kepala Desa Woewutu, Klaudius Nitu, Tokoh Masyarakat serta ibu – ibu dasa wisma.

Selain itu dalam dialog terpisah dengan TP PKK Kabupaten, pengurus TP PKK Desa Woewutu juga sangat mengharapkan agar Perempuan didesa juga diberikan kesempatan untuk mengembangkan lagi usaha VCO (Virgin Coconut Oil) sebagai salah satu potensi desa yang dapat memberikan peluang untuk peningkatan kesejahteraan keluarga tentunya jika ada pelatihan. Selain itu, Rustin Triatmi berujar bahwa Desa Woewutu bisa menjadi salah satu tempat destinasi wisata menarik asalkan dikelola secara baik.
Kunjungan tersebut juga turut dimeriahkan oleh anak – anak TK Sedang Mekar yang membawakan yel- yel dan lagu.







