
Teropongindonesianewscom
Way Kanan, 22 Desember 2025 – Keluarga almarhum Petrus Sudiono, yang diduga menjadi korban malapraktik medis, melaporkan adanya intimidasi yang dilakukan oleh oknum Wartawan media i-news TV dan seorang oknum bidan berinisial SR, serta beberapa dokter. Kejadian ini terjadi di tengah suasana duka keluarga yang mendalam pasca meninggalnya Petrus Sudiono beberapa saat setelah menerima pengobatan berupa sirup dari oknum bidan SR dan tindakan medis dari perawat berinisial AN.
Menurut keterangan keluarga korban, almarhum Petrus Sudiono sebelumnya menjalani perawatan di sebuah tempat praktik bidan. Tempat praktik tersebut diketahui dikelola oleh bidan SR, yang dibantu oleh perawat An, yang juga merupakan suami dari bidan SR. Pihak keluarga merasa sangat terpukul atas kelalaian yang diduga menyebabkan hilangnya nyawa orang tua mereka.
Situasi semakin memburuk ketika pihak keluarga didatangi oleh oknum yang mengaku sebagai wartawan i-news TV. Oknum media tersebut diduga kuat menekan keluarga korban untuk membuat surat pernyataan perdamaian dengan pihak yang diduga pelaku malapraktik. Tekanan ini dilaporkan terjadi berulang kali, bahkan oknum media tersebut kembali dengan membawa serta oknum bidan SR, didampingi oleh sejumlah profesional medis, termasuk seorang dokter berinisial ANK.
RN, anak korban, menyatakan penyesalannya atas kejadian yang menimpa ayahnya akibat dugaan kelalaian oknum bidan SR. Sementara itu, masyarakat sipil pemerhati hukum mendesak aparat penegak hukum untuk segera mengusut tuntas dugaan malapraktik medis dan dugaan intimidasi terhadap keluarga korban. Hingga berita ini diturunkan, belum ada keterangan resmi dari pihak-pihak terkait. Pihak kepolisian diharapkan segera bertindak untuk memberikan perlindungan hukum bagi keluarga korban dan memastikan proses hukum berjalan secara transparan serta adil.
Darwin







