
Teropongindonesianews.com
Banyuwangi – Ratusan petani di kecamatan Wongsorejo Kabupaten Banyuwangi menyerbu kios pupuk wono tani Desa Bengkak
Ratusan petani ini diketahui berasal dari 13 kelompok Tani yang ada di 3 Desa Kecamatan Wongsorejo yakni Desa Bengkak ,Desa Alasbuluh Dan Desa Bangsring ,Kamis 15/1/2026.

Ratusan petani menyerbu kios pupuk sejak pagi hari dengan tujuan untuk mendapatkan pupuk subsidi untuk tanaman jagung mereka
Kepada awak media Teropong Indonesia news sejumlah petani mengaku sangat kesal dengan lamban pelayanan dari distributor yang mana dengan kios akan disalahkan terhadap petani namanya sudah tercantum di kios pupuk tersebut.
Menurut para petani, seharusnya pupuk telah diambil sejak bulan Desember tahun 2025 Namun sekarang telah memasuki bulan Januari 2026
Ketika pupuk tersebut diambil lewat dari bulan Januari, lanjut para petani, maka bisa dipastikan akan gagal panen.
“Kita sangat kecewa dengan pelayanan ini. Bukan saya saja yang mengeluh tetapi banyak petani yang mengeluh. Setiap hari kita antrian tetapi pupuk belum muncul-muncul , semisal ada itupun tidak sesuai harapan
Mereka mengharapkan pupuk yang dibutuhkan tersebut diperoleh sebelum akhir bulan Januari. Pasalnya sudah sesuai dengan kesepakatan antara pengecer yang memberikan Rd kknya
Keterangan Edi Harsono pemilik kios pupuk wono tani sebenarnya pupuk lancar,cuman pengiriman dari distributor terlambat, keterlambatan tersebut diduga banyak permintaan dari kios kios yang ada di wilayah Wongsorejo, ungkapnya
Masih Edi Harsono meminta petani harus sabar antri karena menyesuaikan dengan data KTP untuk aturan sekarang, harus betul betul tepat sasaran kepada pemilik yang sudah terdaftar di rdkk,
Insyaallah kebutuhan petani dipenuhi mas walaupun tidak secara keseluruhan, maksutnya ketika pupuk datang dari distributor pengiriman hanya 9 ton setiap harinya itu tetap saya bagi Dengan petani, imbuhnya
( Kurniadi )






