
Teropongindonesianews.com
Pringsewu, Lampung – Setiap warga negara berhak membela diri, bahkan seorang pembunuh pun memilikinya. Hal serupa juga dilakukan oleh TikToker Wangsit TV, Haris Ghost, warga Waringin Sari Barat, Kecamatan Sukoharjo, Kabupaten Pringsewu, Lampung.
Menurut Kepala Pekon (Kakon) Basuki, Haris Ghost seolah tidak mengakui telah membawa kabur istri orang lain. Namun, ia berjanji akan datang ke kantor pekon untuk musyawarah dengan didampingi seorang wartawan dari Kabupaten Pesawaran.
“Mudah-mudahan masalah ini ada jalan keluarnya dalam musyawarah pekon nanti, agar semua beres dan tidak terus-menerus berlarut,” ujar Kakon Waringin Sari Barat, Basuki, pada Kamis (14/01/2026). Ia berharap Haris Ghost memiliki niat baik.
Haris Ghost juga mencoba membela diri dengan meminta para pengikutnya tidak kecewa atas viralnya kasus ini. Ia menyatakan bahwa jika memang bermasalah, ia tidak akan melakukan siaran langsung (live). “Semua akan terlewati, insya Allah. Saya membuktikan dengan tetap live,” kata Haris Ghost dalam siaran langsung di Wangsit TV.
Namun, Turino, suami dari Nesti Sartini, membantah klaim Haris Ghost. “Silakan mengelak seperti apa pun, yang jelas Haris Ghost sudah membawa istri saya selama kurang lebih 4 bulan ke Yogyakarta,” tegas Turino.
Sebelumnya diberitakan, perbuatan Haris Ghost membawa kabur istri orang lain telah menjadi perbincangan di pekon setempat. Kasus ini semakin ramai diperbincangkan setelah diberitakan berbagai media online. Nesti Sartini, istri Turino, dibawa oleh Haris Ghost ke Yogyakarta dari akhir September 2025 hingga 8 Januari 2026.
“Memang benar Haris Ghost adalah warga Waringin Sari Barat. Setahu saya, ia sudah tiga kali membawa kabur istri orang,” ujar salah seorang warga Waringin Sari Barat saat ditemui di kediamannya pada Selasa (13/01/2026). Warga tersebut menambahkan bahwa Haris Ghost telah berbuat hal yang tidak semestinya dilakukan oleh seorang TikToker.
Warga tersebut merinci bahwa Haris Ghost pertama kali membawa kabur istri Supriyono bernama Murtiningsih saat pandemi COVID-19, yang juga warga Waringin Sari Barat. Kemudian, ia membawa kabur istri Purtelo, yang juga warga Waringin Sari Barat, hingga membuat suaminya stres.
Menurut sumber tersebut, nama Haris Ghost memang dikenal suka membawa kabur istri orang di Pekon Waringin Sari Barat. “Mungkin karena belum ada tindakan dari pihak berwenang, sehingga Haris Ghost terus menerus melakukan perbuatan ini,” pungkasnya.
Sadek







