
Teropongindonesianews.com
BANYUWANGI, JUMAT (23/01/2026) – “Tragis!” Begitu kata yang keluar dari mulut para petani jagung di Dusun Karangrejo Selatan, Desa Wongsorejo, Kecamatan Wongsorejo, Kabupaten Banyuwangi. Angin kencang yang disertai hujan gerimis yang menerpa kawasan pada Kamis (22/01/2026) telah menghancurkan sekitar ribuan tanaman jagung hingga hampir rata dengan tanah, menyisakan kecemasan mendalam akan gagal panen.

Dari pantauan Teropong Indonesia News, hampir sepanjang jalan di daerah tersebut dipenuhi pemandangan menyakitkan mata – tanaman jagung yang seharusnya siap menjelang panen kini tumbang bergelimpangan di lahan.
Sahweri (62 tahun), salah satu petani setempat, mengaku terkejut dengan datangnya angin kencang yang muncul secara tiba-tiba. “Saya kaget, tiba-tiba ada angin kencang disertai hujan gerimis. Lahan jagung saya dengan jumlah bibit kurang lebih 7.000 pohon bisa dipastikan total gagal panen,” ujarnya dengan nada pilu.
Menurutnya, kejadian tersebut terjadi mulai pukul 13.12 WIB hingga 15.21 WIB, “Tanaman jagung saya pun ikut tumbang. Yang paling menyakitkan, sebagian besar tanaman belum siap dipanen,” tambah Sahweri yang khawatir peristiwa serupa akan terulang.
Kondisi yang sama juga dialami Warna, warga setempat. “Saya punya lahan jagung, sebagian besar tumbang dan rusak total. Semua usaha yang kita lakukan selama berbulan-bulan jadi percuma dalam sekejap,” Ungkapnya dengan mata berkaca-kaca.
Para petani kini berharap bantuan atau Solusi yang Baik dari pihak terkait untuk mengatasi kerugian yang mereka alami atas kejadian ini.
(Pewarta: Bunali)








