Oplus_131072
Teropongindonesianews.com
Bengkulu Tengah – Selasa, 3 Februari 2026, masyarakat Dapil III DPRD Bengkulu Tengah, khususnya Kecamatan Pematang Tiga, kembali menelan kekecewaan. Ketidakhadiran wakil rakyat dalam Musyawarah Rencana Pembangunan Kecamatan (Musrenbangcam) untuk Tahun Anggaran 2026 dipertanyakan.
Saat awak media mencoba mengonfirmasi Sekda Benteng, Tomi Marisi, yang mewakili Bupati Rachmat Rianto, beliau terlihat langsung menuju mobil dan meninggalkan lokasi acara setelah selesai. Upaya pengejaran dengan motor oleh awak media bersama Kepala KUA Kecamatan Pematang Tiga tidak berhasil lantaran mobil Sekda melaju sangat kencang.
Kekecewaan masyarakat semakin mendalam akibat “absennya” anggota DPRD Bengkulu Tengah dari Dapil III dalam agenda penting ini. Ironisnya, sudah tiga tahun terakhir, pembangunan jalan kabupaten dari Desa Talang Tengah menuju Desa Kota Titik dan Desa Talang Panjang yang sangat dinanti masyarakat belum juga terealisasi meskipun terus diusulkan dalam setiap Musrenbangcam.
“Saya selaku Kepala Desa Kota Titik sudah setiap kali Musrenbangcam mengusulkan, namun untuk tahun ini saya tidak mengajukan lagi karena sudah tiga tahun terakhir kami terus mengajukan proposal ke pihak pemerintah kabupaten dengan hasil nihil,” ungkap seorang kades.
Camat Pematang Tiga, Mades, membenarkan bahwa undangan untuk kantor DPRD Bengkulu Tengah telah dikirimkan dan diterima oleh staf penerima surat di kantor DPRD. Namun, kehadiran anggota dewan tetap nihil.
“Tentu kita sangat menyayangkan ketidakhadiran mereka. Seharusnya usulan masyarakat tadi bisa langsung dibawa oleh anggota DPRD ke ruang kerja mereka,” ujar seorang tokoh Masyarakat yang enggan disebutkan namanya. Momen seperti ini, lanjutnya, seharusnya dimanfaatkan anggota DPRD untuk menunjukkan eksistensinya dan memperjuangkan aspirasi masyarakat.
Salah seorang anggota DPRD Dapil III, Sili, yang dihubungi melalui WhatsApp, beralasan berhalangan hadir karena kurang enak badan. Namun, ia tidak mengetahui alasan ketidakhadiran anggota dewan lainnya.
“Saya selaku Camat Pematang Tiga tidak tahu apa alasan anggota DPRD Dapil 3 Kecamatan Pematang Tiga tidak datang, apakah mereka sedang dinas luar (DL),” ungkap Mades. Ia menambahkan, ketidakhadiran wakil rakyat ini dapat memunculkan stigma negatif dan krisis kepercayaan masyarakat terhadap anggota dewan.
Tarmizi








