Skip to content
Mei 12, 2026
  • BREAKING NEWS
  • KEPOLISIAN
  • Daerah
  • Ragam Peristiwa
  • Pemerintah
  • TNI
    • Desa
  • Edisi Spesial
BackgroundEraser_20250402_172203769

Menyingkap Tabir, Mengungkap Fakta, Aktual dan Terpercaya

Primary Menu
  • BREAKING NEWS
  • KEPOLISIAN
  • Daerah
  • Ragam Peristiwa
  • Pemerintah
  • TNI
    • Desa
  • Edisi Spesial
Live
  • Home
  • 2026
  • Mei
  • 12
  • Warga Asem Raja Soroti Dugaan Penyimpangan Proyek Desa, Tolak Demokrasi Berbasis Imbal Jasa, Siap Lapor Ombudsman dan Kejaksaan
  • Daerah

Warga Asem Raja Soroti Dugaan Penyimpangan Proyek Desa, Tolak Demokrasi Berbasis Imbal Jasa, Siap Lapor Ombudsman dan Kejaksaan

Redaksi Teropong Indonesia News Mei 12, 2026 4 minutes read
IMG-20260512-WA0059_copy_1050x699

Teropong Indonesia News

SAMPANG – Serangkaian persoalan pelik di Desa Asem Raja, Kecamatan Jrengik, Kabupaten Sampang, memicu gelombang kekecewaan dan kemarahan masyarakat. Mulai dari pembangunan Gedung Koperasi Merah Putih yang diduga tidak memenuhi standar teknis, hilangnya sisa anggaran proyek pengaspalan jalan senilai Rp20 juta, hingga polemik pengadaan alat pertanian traktor yang tak kunjung selesai, semuanya dinilai sebagai dampak nyata dari praktik demokrasi dan birokrasi yang berbasis imbal jasa politik.

Kritik keras ini disampaikan secara tegas oleh H. Moh. Huzaini mewakili Komunitas Pemuda Desa Asem Raja, Senin (11/5/2026). Menurutnya, meski secara administrasi koperasi tersebut telah berbadan hukum, namun pengelolaannya sepenuhnya didominasi oleh unsur P3K dan perangkat desa, tanpa melibatkan partisipasi masyarakat secara terbuka dan transparan. Padahal, pembangunan aset ini sepenuhnya menggunakan uang negara yang merupakan uang rakyat.

“Aset ini dibangun dari uang rakyat, seharusnya menjadi milik bersama dan dikelola demi kepentingan umum. Namun faktanya, masyarakat tidak pernah dilibatkan, tidak pernah diajak berdiskusi, dan tidak tahu menahu alur pengelolaannya. Ini jelas bertentangan dengan prinsip pengelolaan keuangan desa yang terbuka,” tegas Huzaini.

Kekecewaan warga semakin memuncak ketika upaya meminta penjelasan dan kejelasan kepada pihak Koramil Jrengik pada 25 April lalu justru berbuah kekecewaan. Alih-alih mendapatkan solusi, warga mengaku mendapat penegasan bahwa seluruh proyek pembangunan di 14 desa se-Kecamatan Jrengik berada dalam kendali penuh pihak tertentu, termasuk dokumen perencanaan hingga kontrak kerjanya. Pernyataan itu makin menguatkan dugaan adanya monopoli penguasaan proyek dan ketidakberdayaan warga untuk mengawasi.

Gedung Koperasi Diragukan Kekuatan Konstruksinya

Salah satu poin paling krusial dan menjadi sorotan tajam adalah kualitas fisik Gedung Koperasi Merah Putih. Bangunan berukuran sekitar 20 x 30 meter dengan 16 tiang penyangga tersebut, diketahui hanya menggunakan material besi profil IWF 150. Berdasarkan pengetahuan teknis dan hasil pengecekan lapangan warga, spesifikasi tersebut dinilai sangat tidak memadai dan berisiko bagi bangunan berdimensi besar.

“Data mengenai jenis material dan kondisi bangunan ini kami sampaikan sesuai fakta yang kami temukan langsung di lokasi. Jika di kemudian hari ada klaim bahwa material telah diganti atau diubah, itu di luar pengetahuan kami dan bukan tanggung jawab kami. Yang kami temukan saat ini, spesifikasinya jauh di bawah standar yang seharusnya,” jelas Huzaini.

Warga pun mempertanyakan logika pelaksanaan proyek ini. Dana yang digunakan adalah anggaran negara, namun acuan pelaksanaannya justru disebut mengikuti standar proyek swasta, bukan standar teknis pemerintah yang seharusnya menjamin keamanan, keselamatan, dan daya tahan bangunan dalam jangka panjang.

Inspektorat Dinilai Mengabaikan Pengaduan Masyarakat

Kritik pedas juga dilayangkan kepada Inspektorat Kabupaten Sampang. Sebelumnya, masyarakat telah menerima janji resmi bahwa tim Inspektorat akan turun langsung ke lokasi untuk melakukan klarifikasi, memeriksa dokumen, serta mendengarkan keterangan pihak terkait guna menuntaskan polemik ini. Namun, hampir dua minggu berlalu dari waktu yang dijanjikan, tidak ada satu pun langkah nyata yang dilakukan petugas.

“Kami sudah menunggu dengan penuh harap, kami ingin ada kejelasan. Tapi sampai hari ini tidak ada kabar, tidak ada kunjungan, dan tidak ada tindak lanjut. Hal ini membuat kami merasa pengaduan dan aspirasi kami dianggap tidak penting, dianggap angin lalu. Kepercayaan kami terhadap pengawasan pemerintah daerah makin menurun drastis,” ungkapnya kecewa.

Siap Bawa Masalah ke Tingkat Provinsi dan Pusat

Merasa aspirasi dibungkam dan masalah tidak kunjung ditangani di tingkat kabupaten, masyarakat Desa Asem Raja menegaskan sikap tegas: tidak akan diam saja. Mereka berencana membawa persoalan ini ke lembaga pengawasan yang lebih tinggi, mulai dari Ombudsman Republik Indonesia hingga Kejaksaan Negeri.

“Kami akan sampaikan laporan resmi agar ada pemeriksaan mendalam atas dugaan kelalaian instansi, ketidaktransparanan, dan penyimpangan dalam pelaksanaan proyek desa. Jika di tingkat kabupaten masih jalan di tempat, kami siap bawa sampai ke Pemerintah Provinsi bahkan ke kementerian terkait. Kami ingin kebenaran terungkap,” ujarnya.

Pesan Keras: Tolak Politik Imbal Jasa

Di akhir pernyataannya, Huzaini menyampaikan pesan moral bagi seluruh masyarakat, khususnya dalam menghadapi pesta demokrasi di tingkat desa maupun daerah. Ia mengingatkan bahwa persoalan yang menimpa Desa Asem Raja saat ini adalah bukti nyata dampak buruk politik transaksional.

“Jangan pernah lagi mendukung atau memilih pemimpin yang lahir dari demokrasi berbasis imbal jasa, politik uang, atau janji-janji sesaat. Karena pada akhirnya, yang menjadi korban atas kesalahan pimpinan dan kelalaian birokrasi itu adalah rakyat sendiri. Rakyatlah yang rugi, rakyatlah yang menderita,” tegasnya.

Masyarakat menuntut tiga hal utama: Pertama, Inspektorat segera turun ke lokasi dan melakukan audit menyeluruh. Kedua, Ombudsman dan Kejaksaan melakukan pengawasan dan pemeriksaan dugaan penyimpangan. Ketiga, pengelolaan aset koperasi dibuka secara luas, sesuai aturan, dan dikembalikan kendalinya untuk kepentingan warga.

“Kami tidak menuntut hukuman untuk siapa-siapa. Kami hanya ingin kebenaran, perbaikan yang nyata, dan pelayanan pemerintahan yang benar-benar berpihak pada rakyat, bukan pada kepentingan kelompok tertentu,” pungkas Huzaini. (BIRO&Nsk)

About The Author

Redaksi Teropong Indonesia News

TEROPONG INDONESIA NEWS DI DIRIKAN SEJAK TANGGAL 22 DESEMBER 2020 oleh Wahyu dan Haji Darmo di bawah Naungan PT Teropong Multi Media,
( Call Redaksi : 082323884880 )

See author's posts

Post navigation

Previous: Polsek Banyuates Berhasil Ungkap Kasus Curanmor, Tiga Terduga Pelaku Di Amankan Beserta Barang Bukti
Next: Ketua KAKI Jatim Soroti SPPG Tembok Dukuh, Wajib Berhenti Operasional Dan Di Jatuhi Sanksi, Jangan Bunuh Anak Bangsa…!!!

Related Stories

IMG-20260511-WA0011_copy_451x252
  • Daerah

Bang Pur Soroti Soal Pemberhentian Guru Honorer Di akhir 2026

Redaksi Teropong Indonesia News Mei 11, 2026
IMG-20260511-WA0004_copy_819x461
  • Daerah

Cak Salam Lepas Rombongan DPD Partai PAN Kabupaten Jember Ikuti Rakerwil 1 dan Pelantikan DPD se – Jawa Timur

Redaksi Teropong Indonesia News Mei 11, 2026
IMG-20260508-WA0026_copy_643x358
  • Daerah

Dispendik Jember Sosialisasi SPMB 2026/2027

Redaksi Teropong Indonesia News Mei 8, 2026

PEMERINTAH KOTA PADANG SIDIMPUAN

IMG-20250908-WA0139

BUTIK INDHIRA GIANYAR BALI BERKELAS DUNIA

20241231_114526_copy_1280x1280

Perusahaan Rokok SAE-22/SAE-FA

IMG_20250118_003129

Selamat dan Sukses Atas Serah Terima Jabatan Kepala Kejaksaan Negeri Bondowoso Jawa Timur

IMG_20260428_023639

GUEST HOUSE JEMBER

20260308_204752_copy_1280x1280
Guest House Jember
  • Susunan Direksi PT Teropong Multi Media dan Susunan Redaksi Media Teropong Indonesia News
  • PHONE PEMIMPIN REDAKSI
Mei 2026
SSRKJSM
 123
45678910
11121314151617
18192021222324
25262728293031
« Apr    

SUSU NASIONAL

1778373635513
SUSU NASIONAL

Arsip

MENEBAR KEBAJIKAN DENGAN SEDEKAH PADA ANAK YATIM

IMG_20250227_104516

PHONE PEMRED

WA - 082323884880
WA & Celluler - 085236384228

Usamah Abdat, SE – DEWAN REDAKSI

IMG-20250817-WA0274

KH Shobirin Al Faqih Bondowoso Jatim

IMG_20250812_234314
Keluarga Besar BSBK Bondowoso Jatim

You may have missed

IMG-20260512-WA0049_copy_1068x711
  • KEPOLISIAN

Buka Rakernis Slog Polri, Kapolri Perkuat Peralatan Personel untuk Maksimalkan Keamanan Masyarakat

Redaksi Teropong Indonesia News Mei 12, 2026
IMG-20260512-WA0050_copy_896x568
  • Hukum / Kriminal

Polda Jatim Ungkap Dugaan Penyalahgunaan Data Pribadi untuk Layanan OTP Ilegal, Tiga Tersangka Diamankan

Redaksi Teropong Indonesia News Mei 12, 2026
IMG-20260512-WA0052_copy_938x625
  • EVENT

Riau Bhayangkara Run 2026 Kembali Digelar 19 Juli, Event Lari Terbesar di Sumatera Angkat Isu Karhutla dan Lingkungan

Redaksi Teropong Indonesia News Mei 12, 2026
IMG-20260512-WA0063_copy_1376x644
  • BREAKING NEWS

Ketua KAKI Jatim Soroti SPPG Tembok Dukuh, Wajib Berhenti Operasional Dan Di Jatuhi Sanksi, Jangan Bunuh Anak Bangsa…!!!

Redaksi Teropong Indonesia News Mei 12, 2026
  • Susunan Direksi PT Teropong Multi Media dan Susunan Redaksi Media Teropong Indonesia News
  • PHONE PEMIMPIN REDAKSI
  • BREAKING NEWS
  • KEPOLISIAN
  • Daerah
  • Ragam Peristiwa
  • Pemerintah
  • TNI
    • Desa
  • Edisi Spesial
PEMIMPIN REDAKSI - WAHYU - 082323884880 | MoreNews by AF themes.