
Teropongindonesianews.com
Pringsewu – Kepala Pekon (Kapekon) Tegalsari, Kecamatan Gadingrejo, Kabupaten Pringsewu, Lampung, Suharto, memanfaatkan anggaran Dana Desa (DD) tahap 2 tahun 2024 untuk membangun rabat beton dan talud. Pembangunan ini sesuai dengan keinginan masyarakat dan tertuang dalam Anggaran Pendapatan dan Belanja Desa (APBDes) Pekon Tegalsari.
Rabat beton yang dibangun memiliki panjang 94 meter, lebar 2,5 meter, dan tinggi 12 cm dengan anggaran Rp 45.848.000,-. Lokasinya berada di jalan menuju makam, RT 001/RW 001. Sementara itu, talud di jalan makam RT 004/001 memiliki panjang 457 meter, dengan tipe 40 cm dan 50 cm, dan menghabiskan anggaran sebesar Rp 78.673.000,-.
“Pembangunan rabat beton dan talud ini menggunakan sumber anggaran DD tahap 2 tahun 2024,” ujar Suharto saat ditemui di ruang kerjanya di Balai Pekon Tegalsari, Rabu (18/09/2024). “Ini sesuai dengan apa yang masyarakat inginkan, sebagaimana hasil musyawarah rencana pembangunan (Musrenbang) tingkat Pekon.”
Suharto menambahkan bahwa pembangunan drainase dan talud menggunakan tenaga kerja masyarakat setempat. Sistem ini bertujuan untuk memberdayakan masyarakat sesuai dengan ketentuan yang berlaku.
“Pembangunan rabat beton dan talud ini memberdayakan masyarakat setempat,” jelas Suharto. “Dengan demikian, kami berharap dapat mengurangi angka pengangguran di Pekon Tegalsari.”
Sebagai Kapekon Tegalsari, Suharto memastikan bahwa pekerja mendapat upah sesuai dengan Harian Orang Kerja (HOK) yang berlaku. “Upah yang kami berikan sesuai dengan HOK yang berlaku,” pungkasnya.
Sadek




