
Teropongindonesianews.com
Probolinggo – Di tengah wajah pagi yang masih basah oleh embun, halaman Kantor Desa Jatiurip, Kecamatan Krejengan, Kabupaten Probolinggo, menjadi ruang temu antara aparat dan masyarakat.

Pasalnya, sejak pukul 07.00 WIB, Polsek Krejengan bersama Muspika,pihak kepala desa beserta jajarannya, dan warga setempat, menggelar kegiatan silaturahmi dan penguatan sinergi lintas sektor, pada Jum’at (1/8/2025).
Bukan acara seremonial, kegiatan yang berlangsung tiap pekan ini adalah upaya membangun komunikasi yang lebih terbuka antara unsur kepolisian, pemerintahan kecamatan, dan masyarakat. Sebab dalam situasi sosial yang terus bergerak, sinergi bukan lagi pilihan, melainkan kebutuhan.
Kapolsek Krejengan, Iptu Miftahol Rahman, menegaskan pentingnya kolaborasi yang aktif dan berkelanjutan. “Kami ingin memastikan bahwa kehadiran Polri di tengah masyarakat bukan hanya saat ada masalah, tapi juga saat membangun solusi. Komunikasi yang baik adalah pintu pertama dari keamanan dan ketertiban,” ujarnya.
P.S Kanit Intelkam Polsek Krejengan, Aipda Anton menambahkan, bahwa pendekatan humanis menjadi wajah Polsek Krejengan saat ini. “Kami bergerak dengan hati, mendengar dengan telinga yang jernih, dan bertindak dengan tegas namun beradab. Inilah semangat Probolinggo HEBAT—Humanis, Efektif, Berwibawa, dan Transformatif,” tegasnya.
Dalam kesempatan itu Muspika menggarisbawahi bahwa penguatan sinergi di level desa merupakan fondasi penting bagi stabilitas wilayah. Kehadiran Polsek di ruang-ruang sipil dinilai membawa energi baru dalam membangun rasa aman.
Dalam urusan keamanan dan pelayanan publik, memang tak ada sekat yang perlu dipelihara, kecuali sekat pada rasa tanggung jawab yang harus terus diperkuat bersama.(Biro).








