
Teropongindonesianews.com
Pasuruan – Kejadian truk molen yang memuat beton tumpah di jalan raya Puntir, Desa Martopuro, Purwosari, Pasuruan, sangat meresahkan pengguna jalan. Dugaan bahwa perusahaan yang memiliki cor tersebut tidak memperhatikan keselamatan dan kerap melakukan pelanggaran menambah kemarahan warga.

Beberapa Aktivis yang sempat memberikan keterangan pada Awak media TIN mengatakan bahwa Tindakan yang dapat diambil untuk mengatasi masalah ini adalah gercep (Gerakan Cepat – Red) dari Dinas yang ada kaitan dengan transportasi tersebut, dalam hal ini Dishub memberikan peringatan keras terhadap penggunaan jalan, khusus yang mengangkut bahan bangunan agar lebih selektof dalam penanganan layaknya k ndaraan tersebut dan apabila melanggar, maka harus juga diberi tindakan yang tegas agar tidak terjadi sesuatu yang sangat rawan terhadap kecelakaan pada pengguna jalan yang lainnya.
Dari kejadian tersebut kata Hartono salah satu aktivis mengatakan bahwa hal ini adalah sebuah pelajaran yang sangat berharga bagi semua pihak, terutama Dinas terkait, Agar pihak Pemkab lebih bisa memperhatikan tentang kelayakan sebuah unit untuk mengangkut bahan angunan agar tidak menjadikan semua pihak menjadi korban.
Pewarta : Irawan – Kabiro Pasuruan







