
Teropongindonesianews.com
SURABAYA – Sebuah peristiwa nahas dan memilukan terjadi di perlintasan rel kereta api Jalan Stasiun Wonokromo, Kelurahan Jagir, Surabaya. Seorang perempuan tanpa identitas tewas mengenaskan setelah tertabrak kereta api yang melintas kencang, hingga tubuhnya terpotong menjadi dua bagian.
Kejadian naas tersebut berlangsung pada Minggu (19/4/2026) dini hari sekitar pukul 02.00 WIB.
Berdasarkan informasi yang dihimpun, korban diduga berusia sekitar 40 tahun. Korban tewas di lokasi kejadian setelah ditabrak oleh kereta tambahan pengangkut material perbaikan jalur yang melaju dari arah selatan ke utara tepat di titik KM 67.
Keterangan dari saksi mata menyebutkan, sebelum kejadian, korban terlihat berjalan kaki dari arah Taman Ngagel Tirto menuju ke arah perlintasan rel. Tanpa disadari atau menghiraukan kedatangan kereta, korban berusaha menyeberang tepat saat kereta api melintas.
“Menurut keterangan saksi, korban terlihat berjalan dari arah Taman Ngagel Tirto menuju ke arah kereta api yang saat itu sedang melintas. Sesaat itu pula korban langsung tertabrak,” ungkap Kapolsek Wonokromo, Kompol Eko, saat dikonfirmasi di lokasi.
Sesaat setelah insiden terjadi, petugas kepolisian dan tim Inafis langsung dikerahkan ke lokasi. Saat tim tiba, kondisi korban sudah tidak bernyawa dengan luka yang sangat parah.
“Saat tim Inafis tiba di TKP, korban berada di dekat perlintasan kereta api jalan Ngagel Tirto. Kondisinya sangat mengenaskan, tubuh korban dalam posisi terpotong menjadi dua,” jelas Kompol Eko.
Untuk mengetahui penyebab pasti kematian serta identitas korban yang saat ini masih belum diketahui namanya, pihak kepolisian telah melakukan evakuasi.
“Untuk mengetahui penyebab pasti kematian korban, perlu dilaksanakan visum luar dan visum dalam di kamar mayat RSUD Dr Soetomo Surabaya,” pungkas Kompol Eko.
Hingga berita ini diturunkan, proses identitas korban masih terus dilakukan oleh pihak berwenang.
Irawan






