Teropongindonesianews.com
PROBOLINGGO — Duka mendalam menyelimuti ajang olahraga PGRI Friendship Cup. Turnamen sepak bola mini (mini soccer) yang digelar di Lapangan Kedopok, Kota Probolinggo, berujung tragis setelah salah satu pesertanya, Fitron Sofiyulhaq, meninggal dunia pada Minggu (27/9/2026).
Fitron Sofiyulhaq adalah seorang guru Pendidikan Jasmani, Olahraga, dan Kesehatan (PJOK) yang bertugas di wilayah Kecamatan Tegalsiwalan, Kabupaten Probolinggo. Almarhum mengembuskan napas terakhirnya usai diduga tidak mendapatkan pertolongan medis pertama yang cepat dan memadai di lokasi pertandingan.
Menurut keterangan sejumlah saksi, penanganan terhadap almarhum saat mengalami penurunan kondisi medis secara mendadak di lapangan sempat mengalami keterlambatan fatal. Hal ini disinyalir terjadi karena pihak panitia penyelenggara tidak menyediakan tim medis maupun fasilitas pertolongan pertama di area turnamen.
Akibat ketiadaan petugas kesehatan dan unit ambulans di lokasi, proses evakuasi almarhum menuju fasilitas kesehatan terdekat memakan waktu lebih lama. Nyawa korban pun tidak tertolong saat dilarikan ke puskesmas.
Kejadian ini mendulang keprihatinan dan sorotan tajam dari berbagai pihak, khususnya terkait standar keselamatan serta kelayakan penyelenggaraan turnamen olahraga yang melibatkan banyak peserta. Hingga berita ini diturunkan, pihak panitia penyelenggara PGRI Friendship Cup belum memberikan pernyataan resmi terkait absennya tim medis dalam ajang tersebut.
Biro

