
Teropongindonesianews.com
Situbondo – Belum selesai permasalahan Proyek Pengadaan Sumur Bor untuk irigasi pertanian di dusun belikeran, kembali dari Tim Aliansi menemukan proyek siluman pengadaan sumur bor sarana air bersih yang tidak berfungsi dan tak berpenghuni, di dusun Lumbung Desa Kertosari kecamatan Asembagus kabupaten Situbondo.

Terkait temuan tersebut Tim Aliansi yang di wakili OPEK dan Media Teropong Indonesia News (TIN) Situbondo, melakukan konfirmasi dan menanyakan keberadaan sumur bor sarana air bersih terhadap Kepala Desa Kertosari Hosnan Zamroni, di kediamannya, Selasa,12/7/2022.

Dalam kesempatan itu, Kades Hosnan Z mengatakan bahwa dirinya tidak tau menau terkait proyek tersebut, jangankan menandatangani rekomendasi pengajuan, bahkan proposal pengajuan proyek pengadaan sumur bor sarana air bersih di dusun Lumbung tersebut, belum pernah saya terima, tegas Kades Hosnan.
Dalam kesempatan yang sama, OPEK mengatakan bahwa saya sebagai fungsi kontrol tidak ingin kegiatan pengadaan sumur bor di kertosari ini mengalami gagal Konstruksi,
Seperti di dusun lumbung desa kertosari, sehingga masyarakat tidak bisa menikmati dan dirugikan.
Dan saya berharap kegiatan pengadaan sumur bor lainnya, seperti di dusun Belikeran tidak Gagal Konstruksi.
Lebih lanjut Opek mengatakan, maka dari itu saya akan intens mengawal kegiatan pengadaan sumur bor di dusun belikeran desa kertosari ini bahkan kami , secara kelembagaan sudah bersurat ke Dinas Pertanian Situbondo untuk meminta Keterbukaan Publik dengan cara melakukan pendampingan untuk pengukuran ulang,tegas Opek yang sebelumnya merasa kecewa
dengan kegiatan tersebut di karenakan tidak ada keterbukaan dan terkesan sembunyi sembunyi.
Kalau tetap seperti ini lantas terjadi ke gagalan Kontruksi seperti yang terjadi di dusun lumbung desa kertosari, siapa yang bertanggung jawab….?
Bersambung, (BiroTIN Situbondo)







