
Teropongindonesianews.com
Ngada-Bajawa-Bertempat di aula SMK Sanjaya, pada Jumat (22/07/2022) telah terjadi acara purnabakti masa pengabdian Bapak Hironimus Djapra. Acara ini diawali dengan Perayaan Ekaristi yang dipimpin oleh Pater Agus, OCD, dan Pater Elvis, CP selaku konselebran.
Dalam sambutan perpisahannya Pak Nimus mengatakan, “Saya merasa sangat bangga karena perpisahan ini bisa diawali dengan perayaan Ekarsti. Sebagai guru, saya dikenal kasar dan sering marah-marah baik kepada peserta didik maupun kepada teman-teman pendidik, namun demikian saya tidak pernah dendam kepada semuanya.”
Lebih lanjut beliau menambahkan, “Saya memohon maaf kepada anak-anak semua. Bagi yang pernah merasakan sakit karena kabel dan tendangan sepatu, juga karena bahasa-bahasa yang kurang berkenan.
Kepada teman-teman pendidik dan tenaga kependidikan, Pak Nimus mengatakan, “Maafkanlah saya atas tutur kata dan tingkah laku yang tidak baik. Mohon maaf sebesar-besarnya atas kesalahan saya.”
Pada kesempatan yang sama, Pak Anselmus Mere mengatkan, “Pak Nimus mengabdi sejak 20 Juli 1989. Dia dikenal keras tetapi baik hati. Semua itu dibuatnya karena cinta kepada anak-anak”.
“Atas nama teman-teman, kami memhon maaf atas hal-hal yang kurang berkenan selama kebersamaan di lembaga ini, dan terima kasih untuk pengabdiannya selama 33 tahun ini”, lanjutnya.
Dalam acara ini juga telah terjadi penyerahan pesangon oleh Ketua Yayasan kepada Pak Nimus. Beliau adalah pendidik yang membaktikan diri secara khusus di jurusan Tekhnik Instalasi Tenaga Listrik (TITL).
Andre Neke, KORWIL NTT








