
Teropongindonesianews.com
Palembang – Ketika awak media teropong Indonesia news, com berkunjung ke sekolah SD Negeri 201 kota palembang untuk konfirmasi ke Abdul Latif selaku Plt kepala sekolah. Kemudian kami di hadapkan dengan Betaria Purnamasari selaku wakil, di jelaskan nya bahwa kepala sekolah lagi ada urusan ke dinas pendidikan kota palembang. Kemudian kami menemukan dan bertanya tentang Bangunan Gedung Ruang kelas Belajar ( RKB) yang baru di bangunan tampak retak dan nyaris roboh.

Pada hal menurut Betaria selaku wakil kepala sekolah, bangunan tersebut tergolong baru ( baru 2 tahun ) . kami para dewan guru dan anak murid takut belajar di gedung baru tersebut takut roboh.

Selanjutnya kami mencoba konfirmasi ke Juita selaku kabid SD tentang bangunan di sekolah SDN 201 , tapi beliau menjelaskan tentang bangunan tersebut saya tidak tahu. Dan itu bukan urusan saya”, ujarnya.
Coba saja bapak langsung konfirmasi ke ( IK) selaku PPK nya.
Kemudian kami di arah kan menemui ( IK) yang sedang rapat di ruang kepala dinas atas arahan Juita kabid SD.
Setelah sampai di depan ruang kepala dinas, kami mencoba bertanya kepada staf kepala dinas tentang keberadaan ( IK) apakah masih ada di dalam ruangan kepala dinas, dan staf mengatakan masih ada mohon tunggu kata ( IK).
Kami menunggu sampai jam 17.00 wib di depan ruang tunggu kepala dinas, sangat di sayangkan ( IK) selaku PPK tidak kunjungan keluar untuk menemui kami. Saat itu juga kami hubungi via telpon tapi tidak di angkat.
Keesokan hari nya kami mencoba untuk konfirmasi dan menemui ( IK) selaku PPK, tapi lagi-lagi salah satu staf yang kami tanya menjawab bahwa beliau tidak ada di tempat /keluar.
Hal ini membuat tanda tanya besar tim media teropong Indonesia news, com bekerjasama dengan LSM KPK ada apa PPK ( IK) tidak mau di temui.
Pada hal pemerintah melalui kementerian pendidikan dan kebudayaan ristek telah membuat anggaran miliaran rupiah untuk membangun gedung sekolah guna mencerdaskan generasi yang akan datang. Tapi fakta nya bangunan gedung tersebut retak dan nyaris roboh.
Sehingga sistim belajar mengajar di sekolah tersebut terganggu dan tidak maksimal.
Di duga bangun gedung SDN 201 yang terletak di jalan Kemas rindho lorong swadaya Kertapati tersebut sarat dengan korupsi.
Kami dari tim media teropong Indonesia news, com dan LSM KPK akan bekerjasama dengan APH ( aparat penegak hukum) seperti kepolisian dan kejaksaan untuk memanggil dan memeriksa instansi terkait dalam pelaksanaan pembangunan RKB di SDN 201 Kertapati kiti Palembang.
Ir/Sumsel








