
Teropongindonesianews.com
Situbondo – 15 Juli 2022, Pemberitaan terhadap adanya dugaan konspirasi pengadaan sumur bor di dusun Belikeran Desa Kertosari nampaknya akan berbuntut panjang.
Seperti yang di beritakan sebelumnya, pada saat Tim Aliansi dan DPC LSM penjara indonisia situbondo, pada saat mau melakukan pengukuran secara manual beberapa waktu lalu, yang tidak di perbolehkan oleh seorang broker atau pengebor dan mengaku pemilik mesin bor tersebut.

Seseorang Broker berinisial (A) yang mengaku pemilik mesin bor sekaligus yang mendapat mandat untuk mengerjakan pengerjaan pengeboran air, dari kelompok tani, Sebut saja Broker (A) yang mengatakan bahwa, yang berhak mengukur kedalaman sumur bor adalah tim ahli dari dinas, bukan dari masyarakat maupun lembaga swadaya masyarakat, tegas Broker (A). saya tidak memper bolehkan mengukur karena saya sudah ada kesepakatan dengan ketua kelompoknya andai kata nantinya tidak sesuai, maka saya akan mengebor kembali tegas Broker (A) yang menyampaikan ke awak media dan Tim Aliansi.

Bertempat di kediaman P.Bunari, antara broker (A) di pertemukan dengan Tim Aliansi Media Peduli Situbondo dan DPC Lsm Penjara Indonesia
Oleh ketua kelompok tani pelaksana swakelola pengadaan sumur bor tersebut.
Dalam situasi yg cukup menegangkan, Agus dari tim aliansi mengajukan beberapa pertanyaan, apakah saudara broker (A) mempunyai Badan Usaha (CV) dan LISENSI untuk mengerjakan Pengeboran tersebut..? Ternyata Broker (A) menyatakan bahwa dirinya tidak mempunyai badan usaha (CV) dan Tidak Bisa menunjukkan Lisensi.
Lebih lanjut Agus mengatakan kepada Broker (A) kalau tidak punya Badan usaha dan Lisensi, Apa jaminan pertanggung jawaban manakala terjadi kerusakan atau terjadi kesalahan atau jaminan performance terhadap pengadaan sumur bor khusus pertanian di desa kertosari dusun belikeran.
Merasa terpojok dengan pertanyaan Agus tim aliansi, nampaknya broker (A) berusaha mengalihkan perhatian dengan mengatakan bahwa dirinya sangat dekat sekali dengan kejaksaan dan orang orang kejaksaan dan mempunyai Ikatan Emosional yang kuat, terang Broker (A) dengan bangganya seakan mempunyai suatu Andalan.
Di tempat lain Ketua Aliansi Media Peduli Situbondo David Hariyono angkat bicara terkait kegiatan pengadaan sumur bor baik untuk pertanian maupun sarana Air Bersih untuk Masyarakat,
Yang banyak yang Gagal Konstruk sehingga tidak bisa di manfaatkan oleh masyarakat seperti mangkraknya sumur bor di Dusun Lumbung Desa Kertosari yang hingga saat ini hampir satu tahun tidak ber fungsi maka dari itu saya sebagai ketua meminta kepada jajaran untuk ikut proaktif dalam mengontrol kegiatan pengeboran di desa kertosari dusun belikeran, supaya tidak gagal lagi seperti di dusun lumbung,tegas David.
Lanjut David mengatakan jika hal ini di biarkan terus menerus maka itu namanya mempermainkan uang negara.
Terkait banyaknya permasalahan pada proyek pengadaan sumur bor baik untuk pertanian maupun kebutuhan sarana air bersih di desa Kertosari kecamatan Asembagus kabupaten Situbondo ini, David mengatakan bahwa kuat sekali dugaan adanya konspirasi.
Untuk itu kami dari Aliansi Media Peduli Sudah Berkirim Surat kepada Dinas Pertanian Situbondo, pungkas David.(Biro TIN Situbondo)







