
Teropongindonesianews.com
SITUBONDO – Teropongindonesianews.com bertempat di halaman kantor perpustakaan kabupaten situnodo jalan kartini no 2A situbondo yang kebetulan kantor perpustakaan situbondo berdampingan dengan pendopo aryo kabupaten situbondo .
Kepala dinas perpustakaan situbondo Didik mulyono mengatakan tujuan dari penyelengaraan pameran buku dan kearsipan ini di tujukan agar masyarakat dan generasi muda gemar membaca dengan banyak membaca kita jadi banyak tahu dan banyak ilmu yang kita serap dengan banyak membaca buku.
Dalam laporannya Kadis perpustakaan kegiatan pameran ini tidak menggunakan anggaran daerah ( APBD) kami bekerja sama dengan pihak ketiga seperti gramedia penerbit dan penjual buku, Disperindagin dan BANK jatim,Kegiatan pameran berlangsung selama 14 hari ke depan jelas kadis perpustakaan

Bung karna sebelumnya mengatakan perpustakaan sangat penting sekali keberadaannya terutama buku ke arsipan catatan masa lalu / tempo dulu tentang kearsipan kota situbondo tempo dulu , pakaian adat asli orang situbondo tempo dulu harus di lerstarikan .harus ada kejelasan tentang pakaian adat situbondo.
“satu lagi yaitu tentang sejarah bedirinya kabupaten situbondo kita harus puya data dari sumber yang kredible bukan hanya, yang tak kalah penting yaitu budaya seperti kesenian ludrug dan makanan khasnya situbondo kesemuanya harus di gelorakan lagi agar generasi berikutnya tahu bahwa ada kesenian khas situbondo yang perlu di lestarikan , untuk itu perintahkan kepada Kadis pendidikan , kebudayaan kita agar di lestarika dengan memperbanyak festifal seni budaya tentang situbondo tempo dulu
Menurut bupati “Perpustakaan tersebut banyak buku yang sebelumnya kita tidak tahu dan tak sempat membaca . Tanpa buku kita tidak bisa berbuat apa apa,karena buku kita bisa berbuat apa saja bisa berkreativitas tanpa batas, karena kita banyak membaca kita banyak tahu đunia, karena banyak membaca buku kita jadi pinter, untuk itu saya berharap dengan adanya pameran buku dan kearsipan bisa menarik minat pembaca masyarakat, terutama yang masih duduk di bangku pendiđikan,Tuturnya
Usai beri sambutan bung karna langsung tabuh gong diteruskan gunting pita pertanda di resmikannya pameran buku dan kearsipan tempo dulu dan di akhir acara di tutup dengan do’a.
Pewarta : Mis/BiroTINsitubondo








