
Teropongindonesianews.com
Way Kanan – Lembaga Swadaya Masyarakat (GMBI KSM Baradatu) gerakan masyarakat bawah Indonesia turut prihatin atas miris nya wadah pendidikan atau sekolahan yang terdapat pada SMP Negeri 4 baradatu, yang di duga kumuh seperti tak terawat
Rabu, 08 Mei 2024.
Pada saat tim investigasi LSM GMBI Baradatu Distrik Way Kanan, mengunjungi dan mengambil gambar fisik gedung sekolah SMP Negeri 4 baradatu, terdapat adanya penemuan oleh tim yakni gedung sekolah pada ruang belajar siswa kelas 9 A dan 9 B, terdapat bangunan pada atap gedung sudah runtuh dan gedung mushola terlihat tidak ada perawatan sarana dan prasarana selama sekali.
Saat tim investigasi ingin hendak konfirmasi langsung kepada kepala sekolah SMPN 4 Baradatu yang di jabat oleh Ibu Iis Khairunisa namun sangat di sayangkan kepala sekolah tidak ada di ruangan kerja nya, dan di nyatakan oleh beberapa guru di sekolah bahwa kepala sekolah sudah pulang terlebih dahulu, di duga kuat adanya oknum kepala sekolah SMP Negeri 4 Baradatu korupsi, setelah di lihat adanya anggaran sarana dan prasarana terjadi nya pembekak an anggaran yang mencapai puluhan juta rupiah pada anggaran Tahun 2020 dan Tahun 2023, namun fakta yang nyata di lapangan sekolah tersebut tampak tidak terawat dan di duga kumuh.
Dalam penyampaian lain, Salim Selaku Sekertaris LSM GMBI KSM Baradatu,Distrik Way Kanan, menjelaskan kepada awak media “Kita sudah melayangkan surat klarifikasi terhadap penemuan kawan kawan di lapangan, yang terjadi di SMP negeri 4 Baradatu, dalam waktu dekat ini jika oknum kepala sekolah tidak ada tanggap an dalam penyampaian surat klarifikasi kami, kami akan sampaikan dan Melaporkan penemuan ini ke APH, Supaya APH dapat memproses dan menyelidiki atas temuan Kami dan kawan kawan dari GMBI, supaya kedepannya dunia pendidikan lebih baik lagi khususnya yang berada di kabupaten way kanan. (Tutupnya)!!!
Pewarta: Amran.
Editor: Santoso.






