
Teropongindonesianews.com
BENGKULU TEGAH – Daya beli masyarakat untuk mengkonsumsi ikan lele, kian meningkat. Dinilai potensial, peluang bisnis budidaya ikan air tawar ini pun menjadi ladang program kerja Desa Rajak Besi, kecamatan Merigi Sakti Bengkulu Tengah (Benteng).
Tahap awal, Pemdes Raja Besi menyediakan 500 bibit ikan lele. Dianulir melalui Dana Desa (DD) Tahun 2024 untuk program Ketahanan Pangan, bibit ikan lele itu diserahkan ke masyarakat.
“Penyerahan bibit ikan lele ini turut disaksikan lembaga BPD,” aku Kepala Desa Rajak Besi, Wajah Rilla.

Selain bibit ikan lele, pihaknya juga menyerahkan kebutuhan budidaya. Berupa tarpal untuk dijadikan tempat penampungan pembibitan hingga panen.
“Masyarakat tinggal memanfaatkan ketersedian fasilitas yang kami berikan,” ujarnya.
Ia menilai, budidaya ikan lele memiliki potensi besar untuk membuka lapangan kerja baru. Melihat potensi dipasaran, ia yakin berhasil jika dikelola dengan baik.
“Selain memang program kerja melalui dana desa. Kami juga melihat prospek konsumtif ikan lele cukup baik dipasaran. Hitung-hitung untuk tabungan masyarakat setelah panen nanti,” katanya.
Lebih jauh ia berharap, semua lapisan masyarakat Desa Rajak Besi untuk bersinergi mensukseskan program pembangunan desa.
“Membangun desa dari segala lini, perlu peran serta masyarakat. Mari bersama membangun desa,” demikian Wajah.
Pewarta: Tarmizi.
Editor: Santoso.







