
Teropongindonesianews.com
Manggarai – Wakil Ketua Partai Demokrat, Agus Kabur, angkat bicara terkait dugaan penyimpanan logistik Pilkada di gudang milik keluarga dekat calon petahana, Heri G Nabit, di Kelurahan Satar Tacik, Kabupaten Manggarai.
Ia menilai jika informasi tersebut benar, maka hal itu merupakan bencana demokrasi. “Masyarakat dan pendukung paslon tertentu akan meragukan netralitas penyelenggara jika benar logistik Pilkada disimpan di gudang milik keluarga paslon,” tegas Agus kepada media pada Selasa, 5 November 2024.
Agus mendesak masyarakat untuk mengawal ketat proses Pilkada agar berjalan sesuai peraturan.
Kuasa Hukum Paslon Maron Desak Bawaslu Bertindak
Tim kuasa hukum Paslon Nomor 01 (Maron), Maksi-Ronald, mengirimkan surat kepada Bawaslu Kabupaten Manggarai pada Senin (5/11/2024) terkait dugaan tersebut. Mereka meminta Bawaslu memindahkan gudang logistik jika memang benar milik keluarga Nabit.
Melkhi Judiwan, S.H., M.H., kuasa hukum Paslon Maron, menjelaskan bahwa berdasarkan informasi yang mereka peroleh, Ferdi Marpaung, yang beralamat di Jalan Juriah Kumba, Kelurahan Satar Tacik, diduga pemilik gudang penyimpanan logistik.
Ferdi Marpaung diketahui sebagai saudara ipar Heri Nabit, karena istrinya adalah saudara kandung Meldy Hagur, istri Bupati Nabit.
Meskipun terdapat indikasi kecurangan, Melkhi menekankan pentingnya melaporkan hal ini kepada Bawaslu agar dapat ditangani segera.
Dr. Edi Hardum, S.H., M.H., kuasa hukum Paslon Maron lainnya, menegaskan bahwa KPU memiliki kewenangan dan tanggung jawab untuk mengatur, mengurus, dan mengamankan logistik Pilkada berdasarkan UU No. 1 Tahun 2015, UU No. 10 Tahun 2016, PKPU No. 13 Tahun 2024, dan peraturan terkait.
“KPU harus independen. Penyimpanan logistik tidak boleh berada di tempat milik calon tertentu atau keluarganya,” tegas Edi. Ia menambahkan bahwa KPU wajib bersikap netral dan tidak memihak dalam menjalankan tugasnya, termasuk dalam pengelolaan logistik Pilkada Kabupaten Manggarai 2024.
Edi mendesak agar gudang penyimpanan logistik segera dipindahkan untuk meminimalisasi kecurigaan dan memastikan transparansi. Ia juga menekankan pentingnya Bawaslu bekerja jujur, berani, dan independen.
“Bawaslu harus bekerja jujur, berani, dan independen. Jangan sampai menjadi bagian dari tim sukses calon tertentu,” tegas Edi.
Ia mengajak masyarakat Manggarai untuk ikut mengawasi jalannya Pilkada 2024 dan kinerja penyelenggaranya, mengingat adanya kesan bahwa sebagian penyelenggara Pemilu di Manggarai memihak calon tertentu.
Susilo Hermanus






