
Teropongindonesianews.com
Lampung Tengah– Setengah sebelumnya merealisasikan penyelesaian penyaluran Bantuan Pangan Cadangan Beras Pemerintah (Bapang CBP) tahap akhir untuk pembagian bulan Desember 2024 kepada 1.063 Keluarga Penerima Manfaat (KPM) yang masing-masing KPM_nya mendapatkan 10 kg/satu sak karung beras medium.
Kali ini, berpusatkan di Gedung Aula Balai kampung Gunung Agung pada hari Selasa, (17/12/2024) dan dengan didampingi oleh Kepala Seksi Pemerintahan (Kasi PEM) kecamatan Yudhy Hendra, S.T., yang mewakili Camat Terusan Nunyai Luberto Fabioca, S.E., M.M.
Pemerintah kampung (Pemkam) Gunung Agung Lampung Tengah Kepala kampung (Kakam) Sukardi, S.E., beserta perangkat dan aparatur kampung merealisasikan penyaluran tahap akhir Triwulan ke-4 Bantuan Langsung Tunai (BLT) yang bersumberkan dari penggunaan Dana Desa (DD) tahun anggaran 2024 sebesar Rp 600.000/KPM untuk rafelan bulan November dan Desember 2024.
Kepala kampung (Kakam) Gunung Agung Sukardi, S.E., didalam penyampaiannya mengatakan, bahwa bantuan yang diserahkan secara langsung kepada 51 keluarga penerima manfaat dengan katagori miskin extreme tersebut, diberikan untuk realisasi penyaluran dua bulan, dengan rincian Rp 300.000,-/BLN/KPM_nya.
“Semoga bantuan tahap akhir tahun 2024 yang kita salurkan pada hari ini, setidaknya sedikit bisa membantu bagi para penerimanya. Apa lagi saat ini bisa dikatakan hampir semua harga kebutuhan barang pokok kita serba mahal. Terlebih disaat-saat menjelang hari-hari raya, yang mana sebentar lagi akan ada perayaan Natal dan tahun baru 2025,” ujarnya.
Kepada ara KPM penerimanya, Kakam Sukardi juga berpesan agar dapat menggunakan dan memanfaatkan bantuan BLT-DD yang diterima dengan sebaik-baiknya dan semaksimal mungkin dalam memenuhi kebutuhan pokok tau kebutuhan urgent lainya.
“Bantuan ini sifatnya hanya sementara. Jadi, saya sangat berharap kepada para KPM tolong gunakan dengan baik. Jika memang bisa, sebisa mungkin dapat menjadi sebuah sumber yang terus berkelanjutan salah satunya dengan cara untuk membuat usaha rumahan dan sejenisnya,” pesannya.

Karena bantuan BLT DD ini sendiri sifatnya hanya sementara yang bertujuan untuk membantu pengetesan kemiskinan extreme yang semulanya dampak dari pada Covid-19.
Dan mengingat masih banyaknya warga kampung Gunung Agung, kecamatan Terusan Nunyai, kabupaten Lampung Tengah ini yang juga termasuk dalam katagori miskin extreme sehingga juga berhak dan layak untuk mendapatkan dan merasakan bantuan tersebut.
Oleh karenanya, kembali Kakam Sukardi mengingatkan, jika nanti di tahun mendatang, bapak ibuk para KPM yang saat ini atau pada tahun-tahun sebelum merasa telah mendapatkannya, agar jangan berkecil hati jika nanti tidak lagi mendapatkannya.
“Hal itu tentunya karena keterbatasan kita, sehingga nantinya akan kita alihkan kepada saudara-saudara kita yang lain yang juga termasuk didalam katagori miskin extreme. Tujuannya, agar mereka juga dapat terbantukan dengan bantuan yang serupa, dengan harapan semuanya bisa dapat merasakannya secara merata,” paparnya.
Tetapi, lanjutnya, “Itu semuanya nanti akan kita lakukan pengecekan dan verifikasi ulang, karena ada kemungkinan ada beberapa KPM yang masih akan mendapatkan. Diantaranya, seperti mereka yang memiliki penyakit menahun dan masih menjalin pengobatan medis secara rutin,” terang dan tandas Kakam Sukardi, S.E.
Pewarta: Nizar.





