
Teropongindonesianews.com
Manggarai – Heribertus Baben, bersama dengan anggota lainnya, mendirikan Yayasan Pesona Manggarai Raya (YASONAR) dengan tujuan mulia: melestarikan budaya, seni kreatif, dan lingkungan alam di wilayah Kabupaten Manggarai, Manggarai Barat, dan Manggarai Timur.
Tujuan Yayasan Pesona Manggarai Raya (YASONAR) meliputi:
1. Mendorong pengembangan seni dan budaya lokal Manggarai Raya melalui penyelenggaraan kegiatan yang mendukungnya.
2. Meningkatkan daya tarik pariwisata di wilayah tersebut dengan fokus pada pelestarian dan promosi seni budaya.
3. Memberikan wadah bagi pelaku seni kreatif dan budayawan di Manggarai Raya.
4. Meningkatkan kesejahteraan masyarakat melalui pengembangan industri pariwisata berbasis budaya dan alam.
5. Melestarikan lingkungan alam di wilayah Manggarai Raya, yang sangat berkaitan erat dengan kehidupan sosial budaya.
Heri Baben menekankan pentingnya hubungan antara pariwisata, alam, dan budaya. Ia mencontohkan peribahasa Manggarai, “Neka poka puar le pong,” yang artinya “jangan tebang sembarangan pohon di hutan.” Peribahasa ini mengajarkan pentingnya menjaga kelestarian hutan sebagai sumber mata air.
Heri Baben prihatin dengan situasi terkini, di mana banyak usaha dan aktivitas yang mengancam lingkungan alam, seperti pembukaan tambang dan pembangunan proyek yang merusak alam. Ia menjelaskan bahwa dirinya telah aktif dalam advokasi menolak tambang yang merusak lingkungan.
“Sejak dulu, saya paling getol untuk melawan tambang, pembukaan tambang apa segala macam yang bisa merusak alam. Salah satunya, yang pernah saya advokasi di Lingko Lolok dan Luwuk. Saya mati-matian berjuang menolak tambang di daerah tersebut,” tegasnya.
YASONAR didirikan untuk menjaga kelestarian budaya dan alam, serta mengembangkan potensi pariwisata di Manggarai Raya. Anggaran dasar yayasan memuat kegiatan-kegiatan yang akan dilakukan untuk mencapai tujuan tersebut, meliputi:
1. Menyelenggarakan pameran seni, festival budaya, dan pertunjukan seni kreatif.
2. Menyelenggarakan pelatihan atau kursus di bidang seni dan budaya bagi masyarakat.
3. Melakukan promosi pariwisata berbasis budaya.
4. Mendirikan dan mengelola pusat informasi dan edukasi seni budaya.
5. Membangun kemitraan dengan pihak-pihak terkait, seperti pemerintah, organisasi masyarakat, dan dunia usaha.
6. Melaksanakan kegiatan lain yang mendukung tujuan yayasan.
YASONAR telah merencanakan kegiatan konkret seperti:
* Gelar kompetisi pemilihan Puteri Manggarai.
* Pelatihan pembuatan bali-belo dan seni budaya lainnya.
* Lomba lukis untuk anak SD.
* Kegiatan pengembangan potensi pariwisata.
* Kegiatan merawat alam, seperti menanam pohon.
Struktur kepengurusan Yayasan Pesona Manggarai Raya:
Pembina/Penasehat : Vinsensius Jemadu
Pengawas : Dr. Inosensius Sutam, Dr. Marianus M. Tapung, Yohanes Y Rewos, dan Mauritz Andrew Winokan
Ketua : Heribertus Philipus Nerius Baben
Sekretaris : Djemi Hunga
Bendahara : Petronela Paula Yunita Geor.
Anggota YASONAR berasal dari berbagai kalangan, termasuk musisi dan seniman Manggarai seperti Steni Arutama, Doni Ambang, dan Wisil Cetak; pelaku seni panggung dekorasi seperti HSL dekorasi; komunitas putri Manggarai seperti Mario Mbiri; serta pelaku budaya, pecinta alam, dan lainnya.
Dengan semangat melestarikan budaya dan alam, YASONAR diharapkan dapat menjadi wadah untuk membangun Manggarai Raya yang lebih maju dan berkelanjutan.
Susilo Hermanus








